Tempat Wisata Keren Di Malang

Tempat Wisata Keren Di Malang

Malang adalah salah satu kota yang memiliki temperature udara dingin, selain dikenal sebagai kotanya pelajar, Malang juga terkenal memiliki aneka tempat wisata. BTW, kamu pernah datang ke kota ini? Malang juga memiliki pemandangan indah karena kotanya yang dikelilingi oleh beberapa gunung. Karena itulah kota ini cocok untuk dijadikan tujuan berlibur.

Nah, kalau kamu punya rencana liburan akhir tahun nanti di Malang, tentu harus tau tempat-tempat wisatanya dong. Menentukan destinasi yang akan dikunjungi juga penting loh, karena bisa berkaitan dengan budget liburanmu. Tentu gak mau kan liburan nanti pengeluaranmu makin membengkak? Nah, langsung saja simak tempat wisata keren di Malang berikut ini.

Coban Rondo

Air terjun Coban Rondo adalah salah satu tujuan wisata di Malang yang namanya sudah tidak perlu lagi diragukan kepopulerannya. Di sini, kamu bukan saja bisa menikmati pemandangan air terjunnya, tapi juga aneka wahana seperti tubing, outbound di Coban Rondo Malang, paintball, hingga berintaraksi bersama rusa-rusa menggemaskan. Tiket masuk utama ke tempat ini adalah 15.000 rupiah per orang. Nanti kamu akan dikenai biaya tambahan pada tiap wahananya.

Taman Wisata Selecta

Lokasi persis dari tempat wisata di Malang satu ini adalah di Jalan Raya Selecta No 1 Tulungrejo, Kecamatan Batu, Kota Batu. Tempat wisata yang buka setiap jam 06.00 sampai 18.00 ini memiliki harga tiket masuk 25.000 rupiah per orang. Tempat ini juga berhawa sejuk dan view tiga gunung dengan hamparan bunga beraneka warna di sekitarnya. Di dalam taman wisata ini juga dilengkapi dengan kolam renang, wahana permainan outbound, hotel, bioskop, hingga resort mewah.

Kusuma Waterpark

Ini dia salah satu tempat wisata di Batu yang membuatmu dapat menikmati serunya bermain di taman wisata air. Tempat yang berada di ketinggian 1.100 m ini memiliki wahana permainan yang bertema buah-buahan. Selain bisa bermain air sepuasnya, kamu juga bisa menikmati view cantik dari ketinggian. Kalau kamu tertarik, siapkan uang 20.000 rupiah pada hari biasa dan 25.000 rupiah saat akhir pekan atau hari libur.

Pantai Balekambang

Kamu pernah ke Pantai Lot di Bali? Nah, pantai satu ini juga akan memberimu kesan yang hampir mirip dengan Pantai Lot. Hal tersebut dikarenakan adanya sebuah pura yang berdiri kokoh di atas pulau karang. Pura yang bernama Amerta Jati ini dibangun sebagai tempat ibadah bagi umat Hindu dan juga untuk merayakan beberapa upacara adat. Pantai Balekambang bisa kamu akses dengan mudah dari Malang baik dengan mobil maupun motor. Tiketnya pun dibandrol seharga 15.000 rupiah.

Jatim Park

Saat liburan di Malang, Jatim Park 1, 2, 3 tentu tidak bisa dilewatkan begitu saja. Taman bermain terbesar di kota ini tidak pernah sepi pengunjung, terutama saat musim liburan tiba. Jatim Park 1 memiliki lebih dari 50 wahana permainan yang bisa dicoba oleh anak-anak maupun orang dewasa. Tiket masuk ke tempat ini bisa kamu dapatkan dengan membayar tarif 100.000 rupiah. Sementara itu di Jatim Park 2 kamu bisa belajar tentang dunia satwa. Di kawasan Jatim Park terdapat Batu Secret Zoo yang merupakan kebun binatang, dan Museum Satwa. Sedangkan di Jatim Park 3 kamu bisa berjumpa dengan replika dinosaurus yang nampak mirip karena bisa bergerak.

Museum Angkut

Museum Angkut menjadi salah satu destinasi terhits dan instgramable di Malang karena menawarkan spot-spot keren, unik, dantentu membuat pengunjunya ketagihan untuk berkunjung kembali. Tempat yang buka mulai dari jam 12 siang sampai 8 malam ini memiliki tiket masuk 100.000 rupiah per orang. Bukan saja koleksi kendaraan klasiknya, tempat ini juga memiliki pemandangan outdoor yang tak kalah kerennya. Pokoknya sayang deh kalau dilewatkan!

Kampung Warna-Warni Jodipan

Salah satu kampung di Kota Malang ini bisa dikatakan sangat unik, karena rumah-rumah warganya yang dicat dengan 17 kombinasi warna cerah dan mencolok. Di sini, juga ada lukisan 3D yang menghiasi dinding-dinding rumah warga. Kamu juga bisa merasakan kesan berbeda saat jalan-jalan menyusuri gang di kampung ini yang dihiasi dengan payung-payung yang menggantung. Bisa jadi salah satu spot foto yang apik kan? Tiket masuknya pun sangat terjangkau, yaitu 3.000 rupiah saja per orang.

Itulah beberapa daftar tempat wisata di Malang yang bisa kamu kunjungi lengkap dengan harga tiket masuknya. Jadi, kalau kamu mau liburan akhir tahun kali ini sudah tahu kan mau berkunjung ke mana saja saat di Malang nanti? Destinasi manapun yang kamu pilih semoga liburanmu menyenangkan ya!

Wisata Outbound Malang Di Pantai Tersembunyi

Wisata Outbound Malang Di Pantai Tersembunyi

Yakin kamu sudah mengunjungi semua destinasi yang ada di Malang? Sepertinya belum. Banyak orang yang dengan mudah terpikat dengan kota yang satu ini, entah karena suhu udaranya yang dingin, pemandangannya yang hijau, dan beberapa pantai yang eksotis. Hal tersebut membuat orang dengan mudah jatuh cinta dengan Malang. Tapi kalau sebelumnya kamu sudah menjelajahi taman hiburan, wahana outbound di Malang, atau mendaki sampai ke puncak gunung. Kini saatnya untuk berpetualang lebih jauh di Malang.

Mungkin kamu akan dibuat tercengang dengan beberapa pantai yang masih tersembunyi dan tampak menarik untuk ditelusuri. Nah, di bawah ini ada daftar pantai yang jauh dari kata ‘biasa’ dan wajib untuk kamu kunjungi. Walaupun tidak semua bisa kamu datangi, setidaknya sempatkan untuk berkunjung ke salah satunya. Penasaran? Langsung saja kita mulai penjelajahannya!

Pantai Gatra, Raja Ampat Di Malang

Gak perlu jauh-jauh ke Papua untuk menikmati keesotisan pulau-pulau karang dan pantainya. Karena di Malang kamu bisa menemukan miniatur Raja Ampat dengan keindahannya yang tak kalah menawan.  Saat datang berkunjung ke pantai satu ini, ada hal berbeda yang wajib kamu ikuti. Yaitu mendaftarkan barang bawaan apa saja yang berpotensi menjadi sampah dan akan kembali dicek saat ingin pulang.

Keindahan Pantai Gatra bisa langsung terlihat dari gugusan pulau karangnya yang terlihat seperti di Raja Ampat. Pulau karang tersebut menyebar manis di sekitar bibir pantai dan memecah ombak sehingga air yang sampai ke tepiannya pun lebih tenang dan aman untuk bermain air maupun berenang.

Menanti Sunset Di Pantai Teluk Asmara

Pantai satu ini baru dibuka setelah ptoyek Jalan Lintas Selatan di kawasan Malang Selatan selesai. Pantai yang dikelilingi pulau-pulau kecil ini masih sepi dan pasti membuatmu malam pulang. Berada di sini terasa seperti di pantai pribadi, selain itu sepanjang bibir pantainya pun dikelilingi oleh pepohonan rindang yang melindungimu dari teriknya matahari. Pantai dengan pasir putih dan ombak yang tenang ini juga bisa dijadikan lokasi camping maupun snorkeling. Dan yang paling tidak boleh terlewatkan adalah momen sunsetnya. Tidak jauh dari pantai terdapat sebuah bukit yang seringkali dijadikan spot foto dengan background pantai yang memikat.

Menghabiskan Waktu Di Pantai Sendiki

Pantai satu ini bisa menjadi tujuan yang pas untuk kamu yang suka ke pantai tapi tidak ingin terganggu dengan pengunjung lain. Pantai di selatan Malang ini memiliki garis pantai yang panjang dan pasirnya yang halus dan berwarna kecoklatan. Rimbunnya pepohonan di sekitar pantai juga akan membuatmu betah dan tidak terasa terik saat siang hari. Namun, karena ombak di pantai ini lumayan besar, wisatawan yang datang pun tidak dianjurkan untuk berenang. Selain bermain di pinggir pantai, kamu juga bisa kemah loh.

Pantai Savana Dengan Hamparan Rumputnya

Bisa dikatakan Pantai Savana adalah salah satu pantai unik yang bisa kamu jumpai di Malang. Pantai satu ini memiliki hamparan padang savana yang bersanding dengan birunya laut. Pantai yang masih tergabung dalam Clungup Mangrove Concervation ini menyuguhkan panorama pantai yang tenang dan berpasir putih serta perbukitan hijau di sekitarnya. Bisa dikatakan pantai ini menjadi lukisan sempurna dari Tuhan untuk Malang.

Menyentuh Lembutnya Pasir Pantai Ngliyep

Nama pantai ini berasal dari pasir putihnya yang lembut, selain ini ada juga pulau kecil, dan Gunung Kumbang yang bisa diakses menggunakan jembatan kayu. Pulau ini menjadi lokasi yang pas untuk menanti matahari terbit maupun tenggelam. Kamu juga bisa ke Bukit Cinta Kasih, dimana terdapat sebuah legenda yang mengatakan kalau orang muda yang datang ke tempat tersebut akan menjadi sepasang kekasih. Dari pantai, kamu bisa berjalan ke atas sebuah bukit kecil yaitu Teluk Putri, yang namanya terinspirasi dari kulit Putri Raja yang selembut sutra.

Pantai Batu Bengkung Yang Tak Kalah Cantiknya

Kamu bisa meluangkan sedikit waktu untuk lebih dekat dengan alam di pantai cantik satu ini. pantai berbatu di Malang Selatan ini akan berubah menjadi kolam renang pribadi saat air laut sedang pasang. Salah satu hal menarik yang bisa kamu saksikan adalah hembusan ombak dari Samudera Hindia yang menabrak dinding karang yang kemudian membanjiri ceruk yang berada di baliknya sehingga membentuk sebuah kolam alami.

Kolam kecil inilah yang bisa kamu gunakan untuk berendam atau berenang, karena ombak di pantai yang besar tidak memungkinkan kamu untuk berenang. Pemandangan matahari terbenam di pantai ini pun termasuk salah satu yang paling keren. Karena pantainya yang menghadap ke arah barat, menjadikannya tersinari matahari dengan maksimal saat sore hari.

Itulah beberapa pantai tersembunyi yang bisa kamu datangi saat pergi berlibur ke Malang Selatan khususnya. Biar liburanmu makin seru, jangan lupa untuk mengajak teman atau keluarga. Sayang banget kan kalau pengalaman liburan yang berkesan seperti ini hanya kamu nikmati sendirian saja. Kamu punya daftar tempat wisata di Malang yang ingin segera kami ulas? Tulis di kolom komentar ya.

Jelajahi 5 Gunung Di Malang Ini Yuk!

Jelajahi 5 Gunung Di Malang Ini Yuk!

Malang adalah salah satu kota yang menjadi tujuan wisata di Jawa Timur. Dengan lokasi geografisnya dikelilingi oleh pegunungan, tak mengherankan kalau Malang menjadi destinasi bagi para pendaki. Nah, di bawah ini ada beberapa gunung di Malang dan sekitarnya yang bisa kamu jelajahi.

Gunung Arjuno

Walaupun banyak menyiarkan cerita mistis, Gunung Arjuno menawarkan panorama menawan dari berbagai sudutnya. Gunung satu ini berada di sebelah barat laut Kota Malang dengan ketinggiannya mencapai 3339 meter di atas permukaan laut. Biasanya para pecinta alam sering menjadikan gunung ini menjadi lokasi pendidikan dasar. Terdapat 3 jalur pendakian di Gunung Arjuno, yaitu jalur Batu, Tretes, dan Lawang. Tetapi jalur Tretes sudah masuk ke dalam wilayah Kabupaten Pasuruan, meski begitu, kebanyakan pendaki memiliki jalur Tretes ini. alasannya, jika lewat Tretes bisa sekalian mendaki ke Gunung Welirang, karena persimpangan jalan antara Gunung Arjuno dan Welirang berada di shelter pondokan yang dilewati saat mendari dari jalur Tretes.

Selain itu, jalur Tretes juga memiliki keuntungan bagi pendaki, salah satunya pada tiap shelter terdapat sumber air yang melimpah. Gunung ini memiliki puncak bernama Ogal-agil, yang dulu terdapat batu di bibir kawah yang apabila terkena tiupan angin akan bergoyang. Karena itulah puncaknya dinamai Puncak Ogal-agil.

Gunung Welirang

Lokasinya masih berada dalam satu kawasan dengan Gunung Arjuna, karena itulah banyak pendaki yang langsung meneruskan pendakian di kedua gunung tersebut dalam satu kesempatan. Berbeda dengan Gunung Arjuna yang tidak lagi aktif, gunung setinggi 3156 meter di atas permukaan laut ini adalah gunung berapi aktif yang selalu memuntahkan asap dan cairan belerang.

Banyak juga warga yang berprofesi sebagai penambang belerang yang akan membawa hasil tambangnya ke shelter Pondokan yang sekaligus menjadi tempat tinggal mereka selama beberapa hari selama menambang. Selanjutnya belerang tersebut akan diangkut oleh mobil Jeep yang naik hingga ke shelter Pondokan. Jalur pendakian Tretes ini sendiri sebenarnya merupakan trek mobil Jeep bagi penambang belerang.

Karena itulah tidak heran kalau mendaki ke Puncak Welirang seringkali berpapasan dengan para penambang. Sebagai pendaki, ada baiknya untuk mendahulukan mereka terlebih dahulu, mengingat hasil tambang belerang yang dibawanya sangat berat.

Gunung Panderman

Mungkin masih belum banyak orang yang tahu gunung satu ini, tapi kalau warga Malang pasti tidak asing dengan Gunung Panderman. Gunung ini menjadi tempat pelarian sejenak dari rutinitas sehari-hari. Gunung Panderman masih satu kompleks dengan Pegunungan Kawi, puncak gunung satu ini mempunyai ketinggian 2000 mdpl. Jalurnya dimulai dari Kota Batu, dan membutuhkan sekitar 2 jam pendakian untuk sampai ke puncaknya. Kalau ingin camping, bisa juga kok mendirikan tenda di puncak tau di Latar Ombo yang menjadi satu-satunya shelter di Gunung Panderman.

Gunung Bromo

Kepopuleran gunung satu ini sudah tidak perlu ditanyakan, mungkin Gunung Bromo juga bukan tujuan utama bagi para pendaki. Tapi apa salahnya untuk berkunjung ke salah satu ikon wisata alam di Malang ini. bukan sebuah rahasia lagi kalau Bromo mempunyai kecantikan alam yang luar biasa. Selain wisatawan domestik, banyak juga turis mancanegara yang datang ke Indonesia untuk membuktikan sendiri kecantikan gunung berapi satu ini.

Terdapat 3 jalur yang bisa dipilih untuk menuju ke Bromo, yaitu jalur Tumpang, Nongko Jajar dan yang terakhir jalur Probolinggo. Jalur yang paling dekat dari Malang adalah Jalur Tumpang, tapi kebanyakan wisatawan akan memiliki jalur Nongko Jajar. Hal tersebut dikarenakan akses jalannya yang lebih mudah dan ada satu spot yang tidak bisa dikunjungi saat lewat jalur Tumpang, yaitu Puncak Penanjakan.

Gunung Semeru

Sebagai penutup dari daftar 5 gunung yang bisa dikunjungi saat di Malang adalah Gunung Semeru. Nama gunung satu ini pun sudah pasti dikenal oleh para pendaki, banyak dari mereka yang memiliki impian untuk menginjakkan kaki di Gunung Semeru. Ranu Kumbolo yang disebut sebagai surganya Gunung Semeru mampu membuat siapapun tergoda untuk datang mengunjunginya. Apalagi, Semeru dengan puncaknya yang bernama Mahameru berdiri kokoh di ketinggian 3676 mdpl yang mendapat predikat sebagai yang tertinggi di Pulau Jawa.

Jalur resmi untuk mendaki Gunung Semeru hanya satu, yaitu lewat Ranu Pani. Untuk menuju ke sana kamu bisa memulai dari Stasiun kota Batu Malang, yang kemudian harus dilanjutkan dengan angkot ke Terminal Arjosari, lalu ke Pasar Tumpang. Dari Pasar Tumpang ini kamu bisa menyewa angkot untuk menuju ke Rest Area, dan terakhir menyewa Jeep untuk mengantar ke Ranu Pani.

Itulah lima gunung di Malang yang bisa menjadi tujuan mendakimu selanjutnya. Sekarang kamu lebih tahu kan kalau di Malang bukan hanya ada tempat outbound di Batu seperti acoban-coban saja. Kota ini juga punya deretan gunung yang siap membuatmu berkesan. Kamu punya daftar gunung yang ingin segera dijelajahi? Share di sini yuk.

9 Kampung Tematik Di Malang Dengan View Yang Kece

9 Kampung Tematik Di Malang Dengan View Yang Kece

Kampung mungkin seringkali dikonotasikan sebagai tempat yang kumuh, padat, dan terpencil. Tapi, semua hal tersebut tidak berlaku bagi beberapa kampung di Kota Malang. Karena, kampung-kampung tersebut telah disulap menjadi keren, dan cocok untuk kamu yang ingin liburan murah sekaligus ingin berburu tempat outbound di Malang. Langsung simak dulu yuk kampung tematik di Malang mana saja yang sayang untuk tidak dikunjungi berikut ini.

Kampung Warna-Warni Jodipan

Lokasinya berada di Jodipan, Kampung Warna-Warni ini bisa dikatakan sebagai pelopor wisata kampung di Malang. Letaknya yang berada di tepi sungai dan baru diresmikan pada 2016 lalu, tempat ini langsung menjadi viral di berbagai media sosial. Di tempat ini kamu bisa melihat deretan rumah yang dicar aneka warna yang mencolok untuk latar berselfie. Pada tahun 2017 lalu, tempat ini dilengkapi dengan jembatan kaca. Jembatan tersebut juga menjadi penghubung antara Kampung Warna-Warni dan Kampung Tridi.

Kampung Tridi

Lokasinya berada tepat di sebelah Kampung Warna-Warni dan menjadi salah satu spot liburan hits di Kota Malang. Tempat satu ini berada di Jalan Temenggungan Ledok, Kesatrian, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Kampung ini biasanya dikenal sebagai adiknya Kampung Warna-Warni. Yang membedakan keduanya adalah, di kampung ini rumah-rumah penduduk dihiasi dengan lukisan tiga dimensi dengan aneka tema yang kece tentunya. Tempat ini cocok untuk berselfie, atau sekedar jalan-jalan santai. Untuk bisa masuk ke kawasan kampung ini, kamu hanya perlu mengeluarkan uang 5 ribu rupiah saja untuk tiket masuknya, dan belum termasuk tarif parkir kendaraan.

Kampung Biru Arema

Kesuksesan Kampung Warna-Warni Jodipan membuat kampung lain mencoba mengubah kampungnya dengan konsep serupa. Tepat di seberangnya, kamu bisa datang ke Kampung Biru Arema yang berlokasi di sebelah Barat Jembatan Brantas. Kampung ini mulai hits pada awal 2018, dan merupakan kawasan lingkungan RW 04 dan RW 05, Kelurahan Kiduldalem, Kota Malang. Seperti namanya, seluruh rumah di kampung ini dicat dengan warna biru, bukan hanya dindingnya saja yang berwarna biru, malainkan atapnya juga berwarna biru loh.

Kampung Putih

Sekarang kita bergeser sedikit ke arah barat, ada Kampung Putih yang beralamat di Jalan Jaksa Agung Suprapto Dalam, dekat dengan RSSA Malang. Kampung ini seakan menjadi penggenap kampung bertema warna di Malang, sama seperti namanya, semua rumah di kawasan ini dicat dengan warna putih. Ada beberapa rumah yang dicat dengan warna hijau muda di beberapa bagiannya, sehingga sangat cocok untuk dijadikan lokasi selfie. Selain itu, ada juga spot kupu-kupu yang bisa kamu jadikan background foto.

Kampoeng Heritage Kajoetangan

Sesuai dengan namanya, tempat ini terletak di kawasan Kayutangan atau yang sekarang dikenal dengan nama Jalan Basuki Rahmad. Lokasinya berada persis di gang-gang yang terletak di sebelah Toko Oen yang dikenal legendaris. Saat tiba di kampung tematik satu ini, kamu akan menjumpai banyak hal berbau vintage. Di sini kamu bisa melihat rumah peninggalan Kolonial Belanda, sungai yang sudah ada sejak masa penjajahan, hingga mainan lawas yang masih terjaga hingga saat ini dengan baik. Pihak pengelola juga menerapkan paket wisata bagi wisatawan yang ingin datang berkunjung, mulai dari paket perorangan sampi paket rombongan. Tujuannya adalah untuk membangun dan mengembangkan Kampoeng Heritage ini.

Kampung Lampion Wangi (Awan Bengi)

Kampung tematik di Malang selanjutnya berada di Jl H. Juanda Gang IX A, Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Tempat ini diresmikan secara langsung oleh Wali Kota Malang pada bulan Mei 2017 lalu. Tempat ini sempat mati suri, dan baru bangkit kembali pada awal tahun 2019 seiring dibentuknya Kelompok Sadar Wisata. Kamu bisa menyaksikan beragam bentuk lampion warna-warni yang cantik, terutama kalau kamu datang pada malam hari.

Kampung 3G

Di sebelah utara Kota Malang kamu bisa menjumpai Kampung 3G. Yang dimaksud 3G di sini bukan jaringan internet loh ya, melainkan sebuah singkatan dari Glintung Go Green. Kampung yang berada di RW 23, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang ini awalnya adalah sebuah perkampungan kumuh. Namun, kemudian dilakuan renovasi hingga membuatnya tampak hijau dan asri. Di tempat ini pula kamu bisa menjumpai aneka spot selfie yang cocok untuk kamu pajang di akun media sosialmu.

Desaku Menanti

Kampung wisata bernama Desaku Menanti ini diresmikan langsung oleh Wali Kota Malang saat itu, yaitu H Moch. Anton pada Februari 2017. Diresmikannya kampung ini berhasil mengubah wajah kampung yang dihuni oleh gelandangan dan pengemis yang sebelumnya melekat dengan kawasan ini, menjadi sebuah desa wisata dengan ikon seratus topeng. Sekarang, kawasan ini menjadi ramai dikunjungi oleh wisatawan dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat yang tinggal di sana. Apalagi, sekarang ada wahana baru, yaitu flying fox yang makin membuatnya menarik kunjungan wisatawan.

Kampung Payung, Pandanwangi

Kampung Payung diresmikan sendiri oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy bersama Wali Kota Malang H Moch. Anton. Kampung Payung dibentuk karena mayoritas warganya yang merupakan pembuat payung kertas. Seorang legenda bernama Mbah Rasimun dianggap sebagai orang pertama yang membuat payung ini.

Itulah 9 kampung tematik yang bisa kamu kunjungi saat liburan di Malang. Punya referensi atau rekomendasi kampung tematik di Malang lainnya? Share di sini yuk.

Tempat Camping Keluarga Asik Di Malang

Tempat Camping Keluarga Asik Di Malang

Malang adalah salah satu kota yang mempunyai aneka tempat wisata layak untuk dikunjungi. Bukan hanya itu, keindahan alam dan udaranya yang sejuk membuat orang lebih senang untuk camping bersama keluarga. Sehingga liburan bersama keluarga pun terasa lebih hangat di tengah keindahan alam di Kota Malang. Nah, di mana sajakah tempat camping keluarga di Malang tersebut? Berikut ini daftarnya.

Ranu Kumbolo

Liburan kali ini kamu ingin ngajak keluarga camping tapi bingung dimana? Jangan bingung, karena sekarang banyak sekali pilihan tempat camping keluarga yang bisa kamu kunjungi. Salah satunya adalah Ranu Kumbolo yang berada di Gunung Semeru. Tempat yang berada di lembah Mahameru ini sangat populer dikalangan wisatawan. Bukan hanya bisa dijadikan tujuan camping, tempat ini memiliki pemandangan indah yang danaunya menjadi rumah bagi beberapa jenis ikan air tawar. Jadi, kalau kamu ingin camping bareng keluarga sekaligus menciptakan momen berkesan yang akan diingat lama, Ranu Kumbolo bisa menjadi salah satu pilihannya.

Bumi Perkemahan Bedengan

Tempat selanjunya yang bisa kamu pilih untuk lokasi berkemah bersama keluarga adalah Bumi Perkemahan Bedengan. Tempat ini sangat cocok untuk dijadikan lokasi berkemah bersama seluruh keluarga. Apalagi lokasinya yang dikelilingi oleh pepohonan pinus yang membuat suasananya terasa lebih asri dan menyatu dengan alam.

Saat berada di sini, kamu akan merasakan udara yang sejuk dengan suasana yang tenang dimana aliran sungai nampak menyempurnakan pemandangan di tempat ini. Berjarak sekitar 40 menit berkendara dari pusat kota Malang membuatnya memiliki akses yang mudah di jangkau. Biayanya pun murah di kantong, yaitu hanya 2.500 rupiah saja per malam. Selain tempatnya yang sejuk, beberapa fasilitas pun telah tersedia, seperti air bersih, toilet, area parkir, hingga colokan listrik.

Apache Camp

Apache Camp yang berada di kawasan Coban Talun ini juga bisa menjadi salah satu tempat berkemah yang nyaman untuk dikunjungi bersama keluarga. Pemandangan yang ditawarkannya pun tidak kalah dengan tempat camping di Malang lainnya loh. Wisatawan yang ingin bermalam di sini pun sudah disediakan tempat permanen yang membuatmu tidak perlu repot-repot membawa perlengkapan berkemah.

Biaya sewanya sendiri berkisar 500.000 rupiah per tenda yang bisa diisi empat orang. Bukan hanya itu, kamu juga bisa endapat beberapa fasilitas tambahan. Seperti petik apel, tiket masuk Coban Talun, extra bed, makan malam, sampai kamar mandi dalam. Menarik sekali kan?

Omah Kayu Paralayang

Tempat satu ini memiliki lokasi yang sangat strategis dan mudah diakses, dan tidak jauh dari pusat kota. Omah Kayu Paralayang terletak di atas sebuah bukit yang sering disebut sebagai Gunung Banyak. Bukan hanya tempat camping biasa, karena tempat ini memiliki pemandangan luar biasa dan cocok sekali untuk kamu yang punya hobi berfoto.

Tempat ini memiliki enam rumah pohon yang bisa disewa dengan harga 350.000. Selain memiliki fasilitas lengkap, kamu juga bisa memilih sendiri jenis kamar yang sesai dengan selera dan keinginanmu. Nah, kalau kamu ingin berkemah tapi gak mau repot-repot mendirikan tenda, tempat ini cocok untuk dipilih.

Latar Ombo, Gunung Panderman

Tempat lain yang bisa kamu pilih untuk berkemah sekaligus menikmati keindahan alam adalah Latar Ombo di Gunung Panderman. Lokasinya memang di Gunung Panderman, yang memiliki suasana tenang dan nyaman. Selain dikenal sebagai salah satu tempat untuk menanti matahari terbit, tempat ini juga sering menjadi pilihan bagi para pendaki pemula. Bukan hanya bisa mendirikan tenda saja, kamu juga akan disuguhkan pemandangan lampu-lampu kota dari atas ketinggian. Lokasinya yang berada di pusat kota membuat tempat ini makin mudah untuk dijangkau.

Bumi Perkemahan Ledok Ombo

Saat bermalam d Ledok Ombo kamu bisa menikmati alaminya hutan pinus di lereng Gunung Semeru. Dengan luas hutan pinus mencapai 12 hektar, atmosfer yang ditawarkannya pun mampu membua suasana terasa asri sekaligus teduh. Walaupun berada di alam, fasilitas yang dimilikinya pun cukup lengkap, mulai dari mushola, toilet, hingga kantin. Dengan fasilitas yang ditawarkannya tersebut, tempat ini menjadi cukup ramah bagi petualang junior. Banyak petunjuk arah dan papan keselamatan yang memudahkan kamu saat menjelajahi kawasan ini. Walaupun begitu, kealamian dan keasriannya tetap harus dijaga ya!

Pantai Seling Ombo

Bukan hanya pasirnya yang putih, nuansa dan suasana di pantai ini juga mendukung kamu untuk bersantai dan menikmati sejenak keheningan yang jauh dari keramaian kota. Momen paling tepat untuk berkunjung ke pantai satu ini adalah menjelang matahari terbenam, dan lebih seru kalau kamu bisa menyempatkan diri untuk bermalam di sini. Senja dan pasir putih serta ombak yang cukup kencang membuatnya menjadi perpaduan yang pas untuk berburu foto instagenik. Apalagi tempat ini juga masih belum banyak diketahui orang, sehingga kamu pasti akan lebih nyaman untuk mengeksplore tempat ini.

Itulah beberapa tempat di Malang yang bisa kamu jadikan lokasi berkemah bersama keluarga. Tentu selain tempat-tempat di atas, Malang masih punya destinasi camping lainnya yang dapat kamu datangi saat liburan nanti. Malang juga punya aneka tujuan wisata mulai dari kuliner, budaya, taman rekreasi, museum, hingga pantai yang dapat menjadi tujuan wisatamu berikutnya. Nah, tunggu apalagi? Yuk datang dan siapkan liburan serumu di Malang.

Wisata Di Malang Yang Wajib Dikunjungi Saat Liburan

Wisata Di Malang Yang Wajib Dikunjungi Saat Liburan

Malang dikenal sebagai salah satu kota di Jawa Timur yang berhawa sejuk, tidak mengherankan kalau Malang memiliki wisata alam yang menarik dan cukup banyak untuk dikunjungi. Kalau kamu masih bingung mau mulai dari mana, ini dia rangkuman wisata alam di Malang yang bisa kamu datangi saat liburan nanti. Di mana saja ya? Langsung simak ulasannya dulu yuk!

Coban Rais

rais

Berjarak sekitar 16 km dari pusat Kota Malang, Kota Batu memiliki sebuah air terjun yang namanya cukup populer, yaitu Coban Rais. Air terjun ini mengalir dari ketinggian 20 meter dan dikelilingi oleh tebing perbukitan hijau. Panorama di tempat ini yang nampak hijau cukup untuk menyejukkan mata. Menariknya, kawasan Coban Rais juga memiliki beberapa spot untuk berfoto dan menikmati pemandangan spektakuler di sekitarnya. Kalau kamu tertarik untuk mengunjunginya, jangan lupa siapkan uang 10.000 rupiah untuk tiket masuknya.

Goa Pinus

Ingin berkunjung ke destinasi wisata alam yang berbeda? Yuk datang ke Goa Pinus yang terletak di Bumiaji, Kota Batu. Sebelum sampai di lokasinya wisata, kamu harus trekking melewati bukit yang dikelilingi oleh pepohonan pinus terlebih dahulu. Jajaran hutan pinus inilah yang menciptakan pemandanganterlihat keren, sehingga sangat pas untuk kamu yang suka berfoto. Di beberapa areanya juga terdapat gardu pandang dengan panorama menakjubkan. Kalau kamu berdiri di gardu pandang ini, panorama perbukitan hijau akan tersaji di depan matamu. Ditambah lagi udaranya yang sejuk, pasti membuat siapapun makin betah berlama-lama.

Mata Air Sumber Sirah

Wisata alam yang berupa sumber mata air tawar ini bernama Sumber Sirah yang airnya sangat jernih. Saking jernihnya, kamu bisa melihat ikan-ikan kecil yang berenang di permukaan dan tanaman ganggang yang hidup di dasar kolamnya. Katanya, tanaman ganggang inilah yang membuat kolam air di Sumber Sirah tetap jernih. Kalau berminat, kamu bisa berenang atau snorkeling di sini. Gak perlu khawatir karena tidak membawa peralatan sendiri, karena kamu bisa menyewanya di sekitar area Sumber Sirah. Oh ya, pengunjung di sini tidak boleh melompat ke dalam air, karena dikhawatirkan akan merusak tanaman ganggang di dasar kolam. Karena tanaman tersebut cukup rapuh jika terkena guncangan terlalu kuat.

Tubing Wringinanom

Kalau kamu ingin wisata yang menantang, yuk cobain wisaya tubing. Aktifitas wisata satu ini sebenarnya tidak berbeda jauh dengan rafting. Hanya saja, tubing menggunakan ban sebagai penopang tubuh di atas arus sungai. Jangan terlalu khawatir, karena selama kegiatan wisata ini kamu akan dilengkapi dengan pelampung dan helm. Salah satu lokasi terbaik untuk melakukannya adalah di Desa Wringinanom, Poncokusumo. Menariknya, kamu akan melewati Sungai Amprong dan Coban Pelangi yang berasal dari Gunung Semeru. Untuk biayanya sendiri tergantung dari jumlah dan jarak yang akan ditempuh.

Coban Nirwana

Dikenal juga dengan nama lain Coban Mbok Karimah, air terjun satu ini berada di kawasan Gedangan. Kalau dibandingkan dengan wisata coban di Malang lainnya, air terjun satu ini memang belum dilengkapi fasilitas memadai. Hal tersebut dikarenakan tempat ini belum resmi dikelola oleh dinas setempat. Karena itulah, sebaiknya kamu membawa perlengkapan seperti baju ganti, tikar, atau bekal sendiri.

Walaupun begitu, tempat wisata alam di Malang satu ini cukup layak untuk didatangi saat liburan. Airnya yang bersih dan jernih serta bebatuan tebing yang mengelilinginya membuat suasana terasa eksotis. Tempatnya yang masih alami dan tidak banyak dikunjungi wisatawan, membuatnya cocok untuk dijadikan tujuan liburanmu di Malang.

Pemandian Kalireco

Sebenarnya, tempat ini belum diresmikan menjadi tempat wisata, karena sebutulnya Pemandian Kalireco adalah irigasi yang dimanfaatkan oleh warga sekitar. Karena suasananya yang sejuk dan airnya yang jernih, wisatawan pun mulai berdatangan ke tempat ini. Karena belum dikelola secara profesional, fasilitas yang tersedia pun belum memadai. Sehingga destinasi satu ini lebih cocok untuk kamu yang mau backpacker an di Malang. Wisatawan yang datang pun tidak dipungut biaya tiket masuk, hanya saja ada biaya retribusi seikhlasnya.

Pantai Tiga Warna

Pantai ini berada di Jalan Sendang Biru, Malang Selatan dan memang memiliki air laut dengan tiga gradasi warna. Hal tersebut tentu menciptakan pemandangan menarik sekaligus unik dan makin menggoda untuk dikunjungi. Kabarnya, tiga warna yang dihasilkan berasal dari cahaya matahari yang dibiaskan dan vegetasi plankton yang hidup di pantai ini. Bukan itu saja, Pantai Tiga Warna juga memiliki hutan bakau yang terletak di muara pertemuan antara air sungai dan air laut. Selain berfungsi untuk mencegah abrasi, hutan bakau ini juga bisa melindungimu dari sengatan matahari saat berteduh di bawahnya.

Pantai Goa Cina

Kalau kamu berkendara sekitar 90 menit dari pusat Kota Malang, ada deretan pantai eksotis yang akan kamu jumpai, salah satunya Pantai Goa Cina. Walaupun memiliki air laut sangat jernih, wisatawan yang datang tidak diperbolehkan untuk berenang karena ombaknya yang besar. Walaupun tidak bisa berenang di pantai, tenang saja karena keindahan laut di Pantai Goa Cina bisa dinikmati pinggir pantainya. Kalau tertarik berkunjung, siapkan uang 10.000 rupiah untuk tiket masuknya.

Jadi, kamu sudah menentukan wisata alam di Malang mana saja yang akan dikunjungi? Sebelum datang, ada baiknya kalau kamu menyiapkan waktu sekaligus bujet terlebih dahulu agar bisa berkunjung ke banyak destinasi. Liburan di tempat yang sejuk seperti ini, tentu membuatmu makin rileks. Punya daftar destinasi di Malang lainnya? Share di kolom komentar yuk!