Traveling Ke Malang Saat Musim Hujan? Siapa Takut!

Traveling Ke Malang Saat Musim Hujan? Siapa Takut!

Musim hujan tiba, musim yang pas untuk bersantai menikmati hari mendung dengan ditemani musik-musik romantis. Syahdu sekali. Namun rasanya menghabiskan waktu di rumah saja pastinya membosankan. Ingin traveling ke Malang tapi musim hujan sudah tiba? Terus harus gimana dong!

Siapa bilang traveling di musim hujan tidak menyenangkan? Walaupun hukan kamu tetap bisa traveling seru loh. Asalkan bisa memilih destinasi dan aktivitas wisata yang tepat. Kadang ada lokasi-lokasi yang lebih indah setelah hujan, lebih instagenic kalau difoto.

Kalau kamu memang suka treveling tentu hujan tidak menjadi halangan untuk terus berpetualang. Berikut tips-tips traveling di musim hujan, agar kamu tetap bisa liburan nyaman dan aman.

Pilih Destinasi Yang Tepat Saat Traveling Ke Malang

Pemilihan destinasi menjadi salah satu hal penting saat traveling di musim hujan. Kamu harus memilih destinasi yang tepat dan nyaman untuk dikunjungi saat musim hujan. Tidka perlu jauh-jauh, di pusat kota, atau disekitar penginapanmu saja sudah cukup. Misalnya ke kafe-kafe unik di sekitarmu, jangan lupa bawa gadget atau laptop untuk mengusir kebosananmu. Menyeruput secangkir kopi di tengah hawa dingin pasti menyenangkan bukan.

Buat Persiapan Dan Jangan Lupangan Jas Hujan

Malang terkenal dengan alamnya, jadi kalau kamu traveling ke tempat ini tapi tidak ke wisata alamnya tentu rugi dong. Nah, selain membawa jaket dan tas anti air, pastikan untuk membawa jas hujan dan pakailah sepatu yang nyaman.

Berteduh Saat Hujan Lebat

Cuaca yang sulit diprediksi seperti saat ini, tentu menyulitkan kita untuk mengetahui kapan hujan akan turun. Kalau hujan lebat turun di tengah perjalananmu menuju destinasi wisata di Malang, maka jangan memaksakan diri untuk melanjutkan perjalanan. Terutama kalau kamu mengunjungi tempat tersebut dengan motor. Karena kondisi jalan yang licin akan sangat berbahaya untuk keselamatanmu.

Menyantap Kuliner Hangat

Selain wisata, Malang juga terkenal dengan keragaman kulinernya. Salah satu yang pas untuk disantap saat cuaca mendung adalah kuliner hangat, seperti bakso atau ronde. Salah satu kuliner khas Malang yang unik yaitu rawon yang tak kalah cocoknya untuk disantap dikala hujan.

Mau Bakcpacker Ke Malang? Simak Dulu Yuk Tipsnya!

Mau Bakcpacker Ke Malang? Simak Dulu Yuk Tipsnya!

Malang merupakan  tujuan wisata wajib khususnya bagi masyarakat Jawa Timur. Bahkan, setelah menjelajahi kota ini, Sebagian besar wisatawan akan melanjutkannya ke Gunung Bromo yang memang letaknya tak terlalu jauh dari Kota Apel ini.

Apa saja yang ada di Kota Malang? Lalu, apa yang wajib disiapkan sebelum mulai perjalanan backpackermu ke Malang? Nah, untuk kamu yang belum pernah ke Malang, simak dulu tips dan persiapan yang harus kamu perhatikan sebelum mulai keluyuran di Malang berikut ini.

Pilihan Kendaraan

Untuk kamu yang berdomisili di Jawa Timur, seperti Surabaya, Blitar, Mojokerto, atau Lumajang, mungkin kendaraan pribadi bisa menjadi pilihan untuk backpacker ke Malang. Sehingga kamu tidak perlu mengeluarkan dana sewa kendaraan atau transportasi umum, jadi pengeluaran pun bisa ditekan sehemat mungkin.

Tapi kalau kamu tidak ingin mengendarai kendaraan pribadi, ada kereta api yang bisa menjadi pilihan. Selain kereta, ada pula bus yang bisa jadi pilihan lainnya, walaupun mungkin membutuhkan waktu perjalanan yang lebih lama.

Pilih Tempat Menginap Dekat Area Wisata

Setelah tiba di Kota Malang, kamu pasti akan memutuskan untuk sekalian ke Kota Batu. Karena Batu merupakan salah satu kota dengan beragam destinasi menarik. Jarak antara pusat Kota Batu dan Malang sendiri juga tidak terlalu jauh, hanya sekitar satu jam berkendara. Karena itu, ada baiknya kalau kamu bisa menginap di Kawasan Kota Batu. Namun kalau kamu ingin backpackeran bersama beberapa orang, banyak kok losmen atau villa-villa dengan harga per alam yang terjangkau dan pastinya dekat dengan area wisata di kota Batu.

Transportasi Di Malang

Di kota ini mungkin tidak banyak tempat penyewaan kendaraan seperti ketika kamu liburan di Bali atau Lombok. Kalau kamu bersama beberapa orang dan ingin menjelajahi kota ini dengan lebih mudah, maka patungan untuk menyewa mobil bisa menjadi ide yang bagus.

Tetapi kalau kamu tidak ingin kelelahan berkendara, ada pilihan lain yang bisa dibilang sedikir irit. Yaitu dengan menggunakan jasa angkutan umum. Kamu bisa naik kendaraan umum dari terminal Malang menuju Kota Batu. Jangan malu bertanya kepada penduduk lokal mengenai rute angkutan yang dapat digunakan untuk menuju beberapa destinasi di sekitar kota ini.

Kunjungi Wisata Gratis

Selain tempat wisata yang menetapkan harga tiket masuk, di kota ini juga banyak tempat-tempat wisata gratis. Pertama, kunjungilah Alun-alun Malang, selain tempatnya yang sejuk dan bersih, kamu bisa mengikuti Bus City Tour untuk berkeliling di pusat Kota Malang.

Sempatkan juga ke Alun-alun Kota Batu, karena di sini ada ikon wisata bianglala yang bisa kamu naiki. Di sekitar Alun-alun Batu juga banyak café yang dapat kamu jadikan tempat istirahat atau bersantai sejenak sembari menyeruput secangkir kopi.

Kuliner Khas Malang

Saat memutuskan backpacker ke Malang, salah satu aktifitas yang wajib dan tak boleh dilupakan yaitu mencicipi kuliner khasnya. Salah satu yang sangat populer hingga pernah diliput oleh salah satu stasiun TV adalah Bakso Bakar Twowulan. Saking terkenalnya, pelanggan harus rela antri demi mencicipi lezat bakso bakar khas Malang satu ini.

Itulah beberapa tips backpacker ke Malang yang harus kamu simak lebih dahulu sebelum memutuskan untuk liburan ke kota dingin ini. Punya tips-tips backpacker lainnya? Tulis di kolom komentar di bawah ini ya!

3 Destinasi Wisata Batu Malang Unggulan Yang Sudah Kembali Buka

3 Destinasi Wisata Batu Malang Unggulan Yang Sudah Kembali Buka

Setelah beberapa bulan PPKM, secara bertahap wisata di Kota Batu maupun Malang dan kota-kota lainnya di Indonesia sudah mulai dibuka secara bertahap. Hal ini tentunya harus dibarengi dengan penerapan prokes secara ketat. Seperti menggunakan masker, mengecek suhu, fasilitas cuci tangan, hingga kapasitas 50% saja bagi pengunjung untuk kepentingan menjaga jarak.

Wisata Batu dan Malang sendiri adalah satu yang tervaforit di Indonesia. Hal ini dikarenakan letaknya yang berada di dataran tinggi, menawarkan panorama alam dan udara sejuk yang membantu merefresh pikiran. Namun selain itu, wisatawan juga bisa menemukan beragam atraksi menarik lainnya selama berada di kota ini.

Nah, untuk kamu yang sudah rindu dengan suasana Kota Batu dan Malang, berikut beberapa tempat wisata yang bisa kembali dikunjungi. Penasaran? Langsung simak infonya yuk!

Batu Secret Zoo, Jatim Park 2

Destinasi di Kota Batu satu ini sudah mulai dibuka kembali sejak 27 Juni 2021 lalu. Sementara tiket masuknya, wajib dibeli dengan cara online melalui https://book.jtp.id/jtpotp/. Hal ini untuk memantau dan membatasi pengunjung demi aturan menjaga jarak. Hal lain yang harus dilakukan untuk mengunjungi tempat ini adalah mengisi formular kesehatan secara online di https://bit.ly/formkunjunganJTPGroup.

Harga tiket masuknya yaitu Rp 100.000 dengan tambahan tiket ke Museum Satwa sebesar Rp 10.000, dan Eco Green park Rp 20.000. Untuk jam bukanya sendiri mulai pukul 08.00 hingga 16.30.

Eco Green Park

Sesuai namanya, destinasi satu ini menawarkan konsep wisata edukatif, kebun binatang dan aneka wahana permainan yang membuat liburan semakin seru. Tempat ini dibagi menjadi beberapa zona, yaitu Zona Aquarium, Baby Zoo, Tiger Land, Reptile Garden dan Safari Farm. Sementara ini, wahana indoor dan kolam renang tak dioperasikan karena dinilai dapat menjadi area penyebaran virus Corona.

Sama seperti Jatim Park2, tempat wisata Batu ini juga sudah dibuka pada 27 Juni 2021. Tiket masuk seharga Rp 50.000 dapat dibeli secara daring di https://book.jtp.id/jtpotp/. Sedangkan formular riwayat kesehatan bisa diisi di laman https://bit.ly/formkunjunganJTPGroup.

Di tempat ini kamu bisa melihat aneka jenis burung dan satwa lainnya. Selain itu ada pula beragam wahana edukatif yang cocok dijadikan tempat wisata sekaligus belajar. Beberapa atraksi terfavorit di sini adalah Eco Journet, Water Outbound, World of Parot, Bird Shor, dan Exotic White Peacock.

Selain menerapkan prokes seperti umumnya, destinasi satu ini juga menyediakan sarung tangan apabila kamu ingin mencoba memberi makan hewan-hewan di sana. Kalau tertarik, kamu bisa mengunjunginya mulai pukul 08.30 dan akan tutup pukul 16.30.

Predator Fun Park

Mulai 11 Juli 2021 Predator Fun Park sudah kembali beroperasional. Kalau ingin mendatangi tempat ini, kamu harus membayar tiket masuk sebesar Rp 40.000 di hari biasa dan Rp 50.000 saat akhir pekan. Sedangkan jam bukanya dimulai dari pukul 08.30 sampai 16.30.

Sama seperti kedua tempat wisata Batu sebelumnya, kamu juga harus membeli tiket masuk secara online di https://book.jtp.id/jtpotp dan mengisi formulir riwayat kesehatan di https://bit.ly/formkunjunganJTPGroup.

Seperti namanya, tempat ini memang fokus pada hewan-hewan predator, namun masih tetap aman kok untuk dikunjungi. Justru taman ini diperuntukkan untuk anak-anak atau keluarga agar mereka lebih mengenal satwa-satwa tersebut. Beberapa wahana di sini adalah Family Fun House, Extreme Trampoline, Coco Train, Galeri Buaya, Saung Angklung dan banyak lagi lainnya.

Itulah tiga tempat wisata Batu yang sudah dapat dikunjungi kembali setelah PPKM. Sebelum datang pastikan dulu untuk membuat rencana liburanmu di kota ini agar lebih efektif dan tidak keluar dari budget yang telah kamu tetapkan.