11 Lokasi Wisata di Malang untuk Liburan Seru Bareng Keluarga

11 Lokasi Wisata di Malang untuk Liburan Seru Bareng Keluarga

Malang, Jawa Timur adalah salah satu kota tujuan wisata yang populer. Selain alamnya yang asri, kota berjuluk Kota Apel ini mempunyai banyak pilihan destinasi wisata yang patut dikunjungi. Untuk kamu yang ingin liburan bersama keluarga, Malang juga memiliki paket lengkap.

Banyak lokasi wisata di Malang, Kabupaten Malang maupun Kota Batu yang ramah keluarga. Seperti 11 destnasi wisata di Malang berikut ini.i

Kampung Warna-warni Jodipan

Tempat wisata satu ini bisa jadi alternatif wisata keluarga di Kota Malang. Sesuai namanya, rumah hingga lorong di kampung ini mempunyai warna meriah. Banyak juga spot foto Instagramable yang dapat ditemui di Kampung Warna-warni Jodipan.

Mulai dari tangga warna-warni, lorong payung hingga jembatan kaca. Tempat ini juga sempat viral di media sosial. Untuk harga tiketnya sendiri hanya Rp3.000-an dan parkir motor Rp5.000. Lokasinya berada di Kelurahan Jodipan, berjarak 10 menit dengan berjalan kaki dari Stasiun Kota Malang.

Malang Night Paradise

Tempat satu ini bisa menjadi pilihan wisata malam bersama keluarga. Malang Night Paradise menawarkan warna-warni lampu LED dan taman lampion. Kamu akan dimanjakan oleh atraksi lampu-lampu aneka warna.

Seperti Dancing Water Faountain hingga Lighting Tunnel. Malang Night Paradise juga memiliki wahana permainan untuk semua umur, yakni Roemah 147, Magic Journey, Museum Ganesya dan Adventure Land. Tiketnya dibanderol dengan harga Rp55.000 untuk weekday dan Rp65.000 saat weekend.

Hawai Waterpark

Ingin liburan bareng keluarga sambil bermain air? Hawai Waterpark adalah pilihan yang tepat. Lokasi wisata di Malang satu ini menawarkan 12 wahana air yang bisa dinikmati oleh semua umur. Pengunjung juga tidak dipungut biaya tambahan untuk menikmati seluruh wahana tersebut.

Selain wahana air, tempat ini juga dilengkapi fasilitas lainnya seperti area foodcourt hingga spot foto. Harga tiketnya adalah Rp75.000 saat weekday dan Rp110.000 pada weekend. Alamatnya sendiri berada di Jalan Graha Kencana Raya, Banjararum, Singosari yang berbatasan dengan Kota Malang.

Taman Rekreasi Sengkaling

Satu lagi tempat wisata waterpark di Malang, yakni Taman Rekreasi Sengkaling yang memiliki banyak wahana seru untuk dinikmati bersama keluarga. Wahana air menjadi seperti Kolam Kapal Misteri, Kolam Pesona Tirta Alam, Kolam Pesona Primitif dan Kolam Cumi-cumi menjadi yang paling populer di sini.

Selain wahana air, kamu juga bisa menikmati taman satwa, food festival dan wahana permainan khusus anak-anak. Harga tiketnya pun cukup terjangkau, yaitu Rp30.000 untuk weekday dan Rp35.000 saat weekend. Lokasinya terletak di Jalan Raya Mulyoagung No 188, Sengkaling, Malang.

Alun-alun Kota Malang

Alun-alun Kota Malang bisa menjadi tujuan wisata murah bersama keluarga. Kamu bisa bersantai di sekitar alun-alun sambil menikmati suasana Kota Malang.

Beberapa kegiatan seperti bersepeda, berfoto, bermain bersama anak hingga berwisata kuliner bisa dilakukan di sini. Tidak ada tiket masuk alias gratis, kamu hanya perlu membayar parkir sebesar Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil.

Florawisata San Terra de Lafonte

Lokasi wisata di Malang satu ini menyajikan pemandangan kebun bunga yang memanjakan mata. Setidaknya 700 jenis bunga bisa kamu temui di sini. Selain itu, pengunjung juga bisa menyaksikan bangunan bernuansa Eropa dengan beragam warna.

Banyak spot foto Instagramable dan tiket masuknya pun cukup terjangkau, yaitu Rp20.000 untuk anak-anak dan Rp25.000 bagi orang dewasa. Lokasinya beralamat di Jalan Trunojoyo, Jurangrejo, Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.

Jatim Park 1

Jatim Park 1 adalah objek wisata unggulan di Batu Malang yang menjadi salah satu tujuan wisata favorit di Malang. Dengan mengusung konsep theme park, tempat ini menyediakan wahana permainan dan hiburan. Selain itu, objek wisata satu ini juga menyediakan wisata edukasi yaitu taman sejarah, taman fisika dan galeri etnik.

Tidak heran kalau tempat ini sangat cocok dikunjungi bersama keluarga. Harga tiketnya dijual mulai Rp85.000 pada weekday dan Rp100.000 untuk weekend. Jika tertarik kamu bisa langsung menuju ke Jalan Kartika Dua, Kota Wisata Batu.

Jatim Park 2

Masih satu grup dengan Jatim Park 1, Jatim Park 2 lebih menekankan sebagai tempat wisata edukasi. Destinasi satu ini mempunyai tiga zona utama, yaitu Batu Secret Zoo, Eco Green Park dan Museum Satwa.

Batu Secret Zoo adalah kebun binatang yang dilengkapi dengan sejumlah wahana. Bukan hanya menikmati beragam koleksi satwa, pengunjung juga dimanjakan dengan berbagai fasilitas lainnya. Tiket masuk ke Batu Secret Zoo adalah Rp110.000 saat weekday dan Rp120.000 ketika weekend.

Museum Angkut

Museum Angkut dapat jadi pilihan tujuan wisata edukasi bersama keluarga. Berbagai jenis kendaraan dipamerkan di museum ini. Mobil klasik hingga mobil bersejarah yang pernah dikendarai Presiden Pertama RI Soekarno bisa ditemui di sini.

Selain itu, kamu juga melihat Presidential Helicopter alias helikopter kepresidenan. Berbagai fasilitas seperti Pasar Apung Nusantara, F1 Simulator, Buckingham Palace, China Town, Gangster Town hingga Flight Simulator juga tersebut. Untuk harga tiketnya adalah Rp100.000 dan beralamat di Jalan Terusan Sultan Agung No 2, Kota Batu.

Batu Night Spectacular (BNS)

Memiliki konsep pasar malam, objek wisata satu ini menawarkan berbagai atraksi menantang dan menghibur. BNS menawarkan beragam wahana maupun atraksi yang dapat dinikmati oleh semua umur.

Seperti perang laser, roller coaster, rumah hantu hingga bioskop 4D. Sesuai namanya, tempat ini mulai buka pada pukul 15.00-23.00. Tiketnya dapat dibeli seharga Rp40.000-Rp110.000.

Kusuma Agro Wisata

Rasanya tak lengkap ke Kota Malang kalau belum mencicipi langsung buah apel dari kebunnya. Kalau kamu ingin merasakan sensasi memetik buah apel secara langsung sekaligus berwisata bareng keluarga, Kusuma Agro Wisata bisa jadi pilihan.

Kusuma Agro Wisata menyajikan wisata alam sekaligus edukasi. Pengunjung bisa memetik buah dari perkebunan. Selain apel, ada juga buah jambu, jeruk dan stroberi. Selain itu, Kusuma Agro Wisata juga memiliki fasilitas waterpark dan spot khusus untuk yang ingin berfoto, yaitu De Tjangkul. Harga tiketnya yakni Rp25.000-Rp80.000. lokasinya berada di Jalan Abdul Gani Atas, Kota Batu.

Itulah 11 lokasi wisata di Malang yang bisa jadi pilihan untuk liburan seru bareng keluarga. Ke Malang, selain wisatanya jangan lupa icip-icip juga kuliner enak di Malang yang dijamin memanjakan lidah.

9 Tempat Wisata Di Malang Untuk Bulan Madu

9 Tempat Wisata Di Malang Untuk Bulan Madu

Ingin cari destinasi wisata untuk menghabiskan waktu berdua bersama pasangan? Atau sedang merencanakan bulan madu? Malang bisa menjadi tujuan yang pas untuk kamu. Sebagai salah satu kota terbesar kedua di Jawa Timur, Malang memiliki banyak tempat wisata alam, wisata keluarga, maupun wisata romantis yang cocok untuk menyempurnakan perjalanan bulan madumu. Mau tahu tempat wisata di Malang mana saja yang romantis? Nah, di bawah ini ada rekomendasi tempat wisata untuk honeymoonmu di Malang. Simak yuk!

Malang Night Paradise

Tempat wisata di Malang pertama yang romantis ini adalah Malang Night Paradise yang tergolong destinasi wisata terbaru. Meskipun masih baru, namun jangan remehkan popularitasnya, karena tempat ini menjadi salah satu yang paling diburu wisatawan.

Sesuai namanya, objek wisata ini hanya bisa kamu kunjungi saat malam hari. Hal tersebut dikarenakan daya tarik utamanya adalah cahaya lampion-lampion dan dekorasi lampu yang terlihat makin romantis saat malam. Selain lampion cantik dengan aneka bentuk dan warna, tempat ini juga punya daya tarik lain berupa Museum Ganesya dan Taman Dinosaurus yang cocok untuk liburan bersama keluarga.

Omah Kayu

Kalau kamu ingin liburan romantis bersama pasangan sekaligus hunting foto di tempat instagenic di Malang, kamu bisa datang ke Omah Kayu. Di Omah Kayu kalian bisa melihat dan menikmati pemandangan cantik berupa persawahan dan perumahan yang nampak kecil dari ketinggian. Tempat ini juga menawarkan udara sejuk yang membantumu menyingkirkan stres. Selain bersantai sambil menikmati cantiknya pemandangan di depan mata. Kamu juga bisa mencoba menguji adrenalin dengan mengikuti olahraga ekstrem paralayang. Liburan di tempat ini tentu memberikanmu kesan dan kenangan liburan yang berbeda bersama pasangan.

Gunung Bromo

Gunung Bromo adalah salah satu tempat wisata di Malang paling populer yang sebenarnya termasuk ke dalam beberapa wilayah. Tempat ini terkenal sebagai salah satu lokasi sunrise terindah di dunia. Berada di ketinggian 2.329 meter di atas laut, dan matahari terbit sebagai suguhan utamanya membuat tempat ini tidak boleh kamu lewatkan. Ada dua titik bukit yang menjadi lokasi terbaik bagi para wisatawan untuk menikmati panorama Gunung Bromo, yaitu Bukit Pananjakan 1 dan Bukit Pananjakan 2.

Saat akhir pekan atau musim liburan, kedua titik ini selalu saja dipenuhi oleh wisatawan. Karena itulah penting untuk kamu datang lebih awal agar mendapat spot terbaik untuk berfoto. Bayangkan gimana romantisnya pemandangan pagi hari di Gunung Bromo, saat langit memiliki gradasi warna cantik dan beberapa bintang yang masih terlihat sebelum akhirnya matahari terbit di balik gunung.

Sumber Sirah

Tempat ini menawarkan wisata air tawar yang selain jernih juga sangat menyegarkan. Datang ke tempat ini kamu akan langsung disuguhi suasana alam yang alami serta menawarkan pengalaman snorkeling yang berkesan. Karena kolam air di sini memiliki tumbuhan ganggang hijau yang menghiasi dasar kolamnya. Karena itu jugalah tempat ini sering dijadikan lokasi hunting foto underwater.

Dengan airnya yang sangat jernih serta lingkungannya yang masih alami, tentu berenang di sini akan memberikan pengalaman berbeda dibanding dengan berenang di kolam-kolam yang berada di tengah perkotaan.

Ranu Kumbolo

Destinasi wisata di Malang yang romantis selanjutnya adalah danau Ranu Kumbolo. Lokasi ini menjadi salah satu basecamp favorit bagi para pendaki untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan mendakinya menuju ke puncak Gunung Semeru. Bahkan, tidak jarang tempat ini dipenuhi oleh wisatawan yang sengaja datang hanya untuk bermalam di tepi danau yang romantis dan indah ini. Nah, kalau kamu ingin mendapat mengalaman bulan madu yang menyatu dengan alam, destinasi satu ini bisa menjadi pilihan paling tepat.

Batu Night Spectacular (BNS)

Walaupun lokasinya berada di Kota Batu, namun destinasi satu ini juga bisa kamu kunjungi saat berbulan madu di Malang. BNS sendiri merupakan tempat wisata yang berkonsep pasar malam yang di dalamnya terdapat sekitar 28 wahana permainan. Tempat wisata romantis ini buka mulai sore hari hingga tengah malam. Di dalamnya selain bisa mencoba wahana permainan, terdapat juga hiasan lampion-lampion aneka warna dan bentuk yang menambah kesan romantis.

Taman Bunga Selecta

Tempat ini merupakan kawasan objek wisata di Malang yang memiliki luas sekitar 18 hektar yang juga cocok untuk dikunjungi bersama keluarga. Tempat wist romantis di Malang ini menyuguhkan aneka wahana yang bisa kamu kunjungi bersama pasangan. Seperti taman bunga, playground, waterboom, atau kolam renang.

Di sini kamu bisa menyaksikan hamparan bunga dengan aneka warna dan jenis yang tertata cantik. Di taman bunga ini pula kamu bisa bersantai sambil menikmati pemandangan taman bunga sekaligus perbukitan hijau yang mengelilinginya.

Goa Pinus

Goa Pinus adalah objek wisata yang menggabungkan sebuah goa dan hutan pinus yang masih alami. Jadi kamu bisa bayangkan kan gimana indahnya suasana di tempat ini. Hutan pinus di sini tumbuh mengelilingi lahan bekas galian pasir yang berukuran cukup luas.

Di sini kamu bisa berburu tempat-tempat untuk mengambil doto romantis bersama pasangan di antara pepohonan pinus yang menjulang di tengah hutan. Tidak jarang kamu akan melihat pasangan yang akan menikah mengambil foto bersama di tempat ini.

Taman Langit

Salah satu tempat wisata di Malang terkenal dengan spotnya yang terlihat seperti di negeri dongeng. Yaitu sebuah patung sayap yang terbuat dari ranting kayu yang dirangkai sedemikian rupa, selain itu gerbangnya pun terbuat dari akar-akar kayu. Kamu juga bisa berfoto di spot yang berupa seekor angsa besar berwarna putih dengan awan-awan putih yang mengelilinginya.

Itulah 9 tempat wisata di Malang yang romantis yang bisa kamu kunjungi bersama pasangan. Ingin tahu lebih banyak tentang informasi destinasi wisata di Malang lainnya? Ikuti terus website kami ya!

 

9 Kampung Tematik Di Malang Dengan View Yang Kece

9 Kampung Tematik Di Malang Dengan View Yang Kece

Kampung mungkin seringkali dikonotasikan sebagai tempat yang kumuh, padat, dan terpencil. Tapi, semua hal tersebut tidak berlaku bagi beberapa kampung di Kota Malang. Karena, kampung-kampung tersebut telah disulap menjadi keren, dan cocok untuk kamu yang ingin liburan murah sekaligus ingin berburu tempat outbound di Malang. Langsung simak dulu yuk kampung tematik di Malang mana saja yang sayang untuk tidak dikunjungi berikut ini.

Kampung Warna-Warni Jodipan

Lokasinya berada di Jodipan, Kampung Warna-Warni ini bisa dikatakan sebagai pelopor wisata kampung di Malang. Letaknya yang berada di tepi sungai dan baru diresmikan pada 2016 lalu, tempat ini langsung menjadi viral di berbagai media sosial. Di tempat ini kamu bisa melihat deretan rumah yang dicar aneka warna yang mencolok untuk latar berselfie. Pada tahun 2017 lalu, tempat ini dilengkapi dengan jembatan kaca. Jembatan tersebut juga menjadi penghubung antara Kampung Warna-Warni dan Kampung Tridi.

Kampung Tridi

Lokasinya berada tepat di sebelah Kampung Warna-Warni dan menjadi salah satu spot liburan hits di Kota Malang. Tempat satu ini berada di Jalan Temenggungan Ledok, Kesatrian, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Kampung ini biasanya dikenal sebagai adiknya Kampung Warna-Warni. Yang membedakan keduanya adalah, di kampung ini rumah-rumah penduduk dihiasi dengan lukisan tiga dimensi dengan aneka tema yang kece tentunya. Tempat ini cocok untuk berselfie, atau sekedar jalan-jalan santai. Untuk bisa masuk ke kawasan kampung ini, kamu hanya perlu mengeluarkan uang 5 ribu rupiah saja untuk tiket masuknya, dan belum termasuk tarif parkir kendaraan.

Kampung Biru Arema

Kesuksesan Kampung Warna-Warni Jodipan membuat kampung lain mencoba mengubah kampungnya dengan konsep serupa. Tepat di seberangnya, kamu bisa datang ke Kampung Biru Arema yang berlokasi di sebelah Barat Jembatan Brantas. Kampung ini mulai hits pada awal 2018, dan merupakan kawasan lingkungan RW 04 dan RW 05, Kelurahan Kiduldalem, Kota Malang. Seperti namanya, seluruh rumah di kampung ini dicat dengan warna biru, bukan hanya dindingnya saja yang berwarna biru, malainkan atapnya juga berwarna biru loh.

Kampung Putih

Sekarang kita bergeser sedikit ke arah barat, ada Kampung Putih yang beralamat di Jalan Jaksa Agung Suprapto Dalam, dekat dengan RSSA Malang. Kampung ini seakan menjadi penggenap kampung bertema warna di Malang, sama seperti namanya, semua rumah di kawasan ini dicat dengan warna putih. Ada beberapa rumah yang dicat dengan warna hijau muda di beberapa bagiannya, sehingga sangat cocok untuk dijadikan lokasi selfie. Selain itu, ada juga spot kupu-kupu yang bisa kamu jadikan background foto.

Kampoeng Heritage Kajoetangan

Sesuai dengan namanya, tempat ini terletak di kawasan Kayutangan atau yang sekarang dikenal dengan nama Jalan Basuki Rahmad. Lokasinya berada persis di gang-gang yang terletak di sebelah Toko Oen yang dikenal legendaris. Saat tiba di kampung tematik satu ini, kamu akan menjumpai banyak hal berbau vintage. Di sini kamu bisa melihat rumah peninggalan Kolonial Belanda, sungai yang sudah ada sejak masa penjajahan, hingga mainan lawas yang masih terjaga hingga saat ini dengan baik. Pihak pengelola juga menerapkan paket wisata bagi wisatawan yang ingin datang berkunjung, mulai dari paket perorangan sampi paket rombongan. Tujuannya adalah untuk membangun dan mengembangkan Kampoeng Heritage ini.

Kampung Lampion Wangi (Awan Bengi)

Kampung tematik di Malang selanjutnya berada di Jl H. Juanda Gang IX A, Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Tempat ini diresmikan secara langsung oleh Wali Kota Malang pada bulan Mei 2017 lalu. Tempat ini sempat mati suri, dan baru bangkit kembali pada awal tahun 2019 seiring dibentuknya Kelompok Sadar Wisata. Kamu bisa menyaksikan beragam bentuk lampion warna-warni yang cantik, terutama kalau kamu datang pada malam hari.

Kampung 3G

Di sebelah utara Kota Malang kamu bisa menjumpai Kampung 3G. Yang dimaksud 3G di sini bukan jaringan internet loh ya, melainkan sebuah singkatan dari Glintung Go Green. Kampung yang berada di RW 23, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang ini awalnya adalah sebuah perkampungan kumuh. Namun, kemudian dilakuan renovasi hingga membuatnya tampak hijau dan asri. Di tempat ini pula kamu bisa menjumpai aneka spot selfie yang cocok untuk kamu pajang di akun media sosialmu.

Desaku Menanti

Kampung wisata bernama Desaku Menanti ini diresmikan langsung oleh Wali Kota Malang saat itu, yaitu H Moch. Anton pada Februari 2017. Diresmikannya kampung ini berhasil mengubah wajah kampung yang dihuni oleh gelandangan dan pengemis yang sebelumnya melekat dengan kawasan ini, menjadi sebuah desa wisata dengan ikon seratus topeng. Sekarang, kawasan ini menjadi ramai dikunjungi oleh wisatawan dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat yang tinggal di sana. Apalagi, sekarang ada wahana baru, yaitu flying fox yang makin membuatnya menarik kunjungan wisatawan.

Kampung Payung, Pandanwangi

Kampung Payung diresmikan sendiri oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy bersama Wali Kota Malang H Moch. Anton. Kampung Payung dibentuk karena mayoritas warganya yang merupakan pembuat payung kertas. Seorang legenda bernama Mbah Rasimun dianggap sebagai orang pertama yang membuat payung ini.

Itulah 9 kampung tematik yang bisa kamu kunjungi saat liburan di Malang. Punya referensi atau rekomendasi kampung tematik di Malang lainnya? Share di sini yuk.

4 Fakta Pantai Balekambang Yang Harus Kamu Tahu

4 Fakta Pantai Balekambang Yang Harus Kamu Tahu

Pantai Balekambang menjadi salah satu bukti kalau Kota Malang memiliki pantai cantik yang patut dan wajib untuk dikunjungi. Penasaran dengan pantai di Malang yang satu ini? Simak beberapa informasinya berikut ini!

Percaya atau tidak, kalau kamu berkunjung ke Kota Malang, ada sebuah pantai indah dengan pasir putihnya yang membentang memukau. Pantai tersebut adalah Balekambang, bahkan pantai satu ini memiliki julukan sebagai “Tanah Lot-nya Jawa Timur”. Julukan tersebut diberikan bukan tanpa alasan, pantai ini memiliki lanskap dan topografi yang hampir mirip dengan pantai di Pulau Bali tersebut. Pantai yang berada di Kabupaten Malang ini menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin liburan ke Malang tapi ingin mecari suasana santai di pantai.

Keindahan alamnya dan letaknya yang berada di pesisir selatan Samudera Indonesia menjadikannya sebagai salah satu destinasi di Malang sejak tahun 1985. Gelombang ombaknya yang memanjang sekitar 2 km menjadi daya tarik lainnya. Nah, apa saja sih hal lain yang menjadikan pantai satu ini sangat menarik? Daripada penasaran, langsung simak yuk beberapa fakta menarik Pantai Balekambang berikut ini.

Pantai Indah Berkarang

Panorama alam di pantai ini tentu menjadi primadona wisatawan, bahkan disepanjang perjalanan ke pantai ini pun kamu akan ditemani oleh pemandangan hutan hijau. Sedangkan, ketika sampai di bibir pantai, kamu langsung disuguhi pemandangan pantai berkarang dengan air lautnya yang nampak biru berkilau nan luas. Kondisi ombak yang tidak terlalu besar menjadi salah satu kelebihan dari pantai ini, sehingga kamu bisa bermain air atau menikmati kesegaran lautnya. Balekambang juga bisa dikatan sebagai salah satu pantai yang terawat kebersihannya.

Bukan saja bersih, pantai ini juga rapi loh. Kondisi tersebut makin membuatnya terlihat indah, belum lagi udaranya yang terasa segar. Pantai Balekambang menjadi salah satu tempat yang pas untuk kamu pilih sebagai tempat melepas penat setelah berkutat dengan kesibukan sehari-hari.

Dulu Jarang Dikunjungi

Ada sebuah cerita unik tentang pantai ini yang harus kamu ketahui, yaitu dulu pantai ini snagat sepi pengunjung, bahkan belum ada yang tau kalau pantai ini ada loh. Hal tersebut dikarenakan kondisi pantainya yang dikelilingi oleh pepohonan lebat. Bahkan, masyarakat setempat pun sangat jarang masuk ke kawasan pantai ini. Namun, setelah perangkat desa setempat membuka akses masuk menuju pantai, barulah pada pertengahan tahun 80an, pantai ini dibuka secara umum sebagai destinasi wisata. Menarik sekali bukan? Tempat yang sebelumnya tidak diketahui oleh banyak orang ini sekarang menjelma menjadi salah satu destinasi unggulan di Malang.

Adanya Jembatan Penghubung

Saat kamu berkunjung ke Pantai Balekambang, kamu juga bisa sekalian mampir ke beberapa pantai yang lokasinya tidak terlalu berjauhan. Tentu hal ini menjadi sebuah paket perjalanan yang indah, bahkan untuk sampai ke beberapa pantai tersebut kamu tidak perlu mengeluarkan banyak tenaga. Kenapa? Karena ada jembatan penghubung yang dapat menjadi akses dari Pantai Balekambang menuju ke pantai-pantai lainnya. Di seberang bibir pantai, kamu juga bisa melihat beberapa pulau karang.

Nah, di dalam pulau tersebut kamu bisa menyaksikan beragam keindahan berupa pantai dengan pasirnya yang bersih dan putih serta air lautnya yang nampak indah. Kondisinya pun hampir sama dengan Pantai Balekambang, dan sangat disarankan untuk datang ke kawasan ini sebelum sore hari ya.

Ngomong-ngomong soal sore hari, kawasan Pantai Balekambang juga menjadi salah saru spot sunset terbaik loh. Coretan warna jingga yang banyak diincar wisatawan bisa kamu dapatkan di sini. Sehingga, jangan lupa membawa kamera untuk mengabadikannya.

Destinasi Wisata Religi

Yang menjadi daya tarik Balekambang bukan saja keindahan alamnya, karena saat Hari Raya Nyepi pantai ini menjadi lokasi upacara adat dan agama. Hal tersebut dikarenakan adanya sebuah pura yang berada di Pulau Ismoyo. Pura tersebut menjadi salah satu tujuan upacara bagi penganut agama Hindu di sekitar Kota Malang. tentu ini menjadikan Balekambang semakin menarik, karena memiliki akses antar pulau yang menunjang, kamu pun bisa ikutan melihat upacara tersebut.

Upacara ini tentu bisa memberikan pengetahuan budaya untuk kamu. Namun, perlu untuk diperhatikan agar selalu mematuhi norma yang ada saat menyaksikan upacara tersebut. Tentu hal tersebut harus dilakukan untuk menjaga kerukunan umat beragama di Malang.

Harga Tiket Masuk Pantai Balekambang

Hal pertama yang perlu kamu ketahui adalah bagaimana caranya agar kamu bisa sampai ke pantai ini. Pantai Balekambang berjarak sekitar 60 km dari pusat Kota Malang ke arah selatan. Untuk aksesnya sendiri belum bisa dibilang mulus, sehingga harus ekstra hati-hati karena rutenya memiliki beberapa tanjakan dan kelokan tajam. Selain itu, untuk bisa masuk ke dalam kawasan pantai ini wisatawan wajib membayar tiket masuk sebesar Rp 10.000 hingga Rp 15.000 per orang. Soal penginapan tidak perlu khawatir, karena di sekitar Balekambang banyak kok penginapan yang dibandrol dengan harga bersahabat.

Jelajahi 5 Gunung Di Malang Ini Yuk!

Jelajahi 5 Gunung Di Malang Ini Yuk!

Malang adalah salah satu kota yang menjadi tujuan wisata di Jawa Timur. Dengan lokasi geografisnya dikelilingi oleh pegunungan, tak mengherankan kalau Malang menjadi destinasi bagi para pendaki. Nah, di bawah ini ada beberapa gunung di Malang dan sekitarnya yang bisa kamu jelajahi.

Gunung Arjuno

Walaupun banyak menyiarkan cerita mistis, Gunung Arjuno menawarkan panorama menawan dari berbagai sudutnya. Gunung satu ini berada di sebelah barat laut Kota Malang dengan ketinggiannya mencapai 3339 meter di atas permukaan laut. Biasanya para pecinta alam sering menjadikan gunung ini menjadi lokasi pendidikan dasar. Terdapat 3 jalur pendakian di Gunung Arjuno, yaitu jalur Batu, Tretes, dan Lawang. Tetapi jalur Tretes sudah masuk ke dalam wilayah Kabupaten Pasuruan, meski begitu, kebanyakan pendaki memiliki jalur Tretes ini. alasannya, jika lewat Tretes bisa sekalian mendaki ke Gunung Welirang, karena persimpangan jalan antara Gunung Arjuno dan Welirang berada di shelter pondokan yang dilewati saat mendari dari jalur Tretes.

Selain itu, jalur Tretes juga memiliki keuntungan bagi pendaki, salah satunya pada tiap shelter terdapat sumber air yang melimpah. Gunung ini memiliki puncak bernama Ogal-agil, yang dulu terdapat batu di bibir kawah yang apabila terkena tiupan angin akan bergoyang. Karena itulah puncaknya dinamai Puncak Ogal-agil.

Gunung Welirang

Lokasinya masih berada dalam satu kawasan dengan Gunung Arjuna, karena itulah banyak pendaki yang langsung meneruskan pendakian di kedua gunung tersebut dalam satu kesempatan. Berbeda dengan Gunung Arjuna yang tidak lagi aktif, gunung setinggi 3156 meter di atas permukaan laut ini adalah gunung berapi aktif yang selalu memuntahkan asap dan cairan belerang.

Banyak juga warga yang berprofesi sebagai penambang belerang yang akan membawa hasil tambangnya ke shelter Pondokan yang sekaligus menjadi tempat tinggal mereka selama beberapa hari selama menambang. Selanjutnya belerang tersebut akan diangkut oleh mobil Jeep yang naik hingga ke shelter Pondokan. Jalur pendakian Tretes ini sendiri sebenarnya merupakan trek mobil Jeep bagi penambang belerang.

Karena itulah tidak heran kalau mendaki ke Puncak Welirang seringkali berpapasan dengan para penambang. Sebagai pendaki, ada baiknya untuk mendahulukan mereka terlebih dahulu, mengingat hasil tambang belerang yang dibawanya sangat berat.

Gunung Panderman

Mungkin masih belum banyak orang yang tahu gunung satu ini, tapi kalau warga Malang pasti tidak asing dengan Gunung Panderman. Gunung ini menjadi tempat pelarian sejenak dari rutinitas sehari-hari. Gunung Panderman masih satu kompleks dengan Pegunungan Kawi, puncak gunung satu ini mempunyai ketinggian 2000 mdpl. Jalurnya dimulai dari Kota Batu, dan membutuhkan sekitar 2 jam pendakian untuk sampai ke puncaknya. Kalau ingin camping, bisa juga kok mendirikan tenda di puncak tau di Latar Ombo yang menjadi satu-satunya shelter di Gunung Panderman.

Gunung Bromo

Kepopuleran gunung satu ini sudah tidak perlu ditanyakan, mungkin Gunung Bromo juga bukan tujuan utama bagi para pendaki. Tapi apa salahnya untuk berkunjung ke salah satu ikon wisata alam di Malang ini. bukan sebuah rahasia lagi kalau Bromo mempunyai kecantikan alam yang luar biasa. Selain wisatawan domestik, banyak juga turis mancanegara yang datang ke Indonesia untuk membuktikan sendiri kecantikan gunung berapi satu ini.

Terdapat 3 jalur yang bisa dipilih untuk menuju ke Bromo, yaitu jalur Tumpang, Nongko Jajar dan yang terakhir jalur Probolinggo. Jalur yang paling dekat dari Malang adalah Jalur Tumpang, tapi kebanyakan wisatawan akan memiliki jalur Nongko Jajar. Hal tersebut dikarenakan akses jalannya yang lebih mudah dan ada satu spot yang tidak bisa dikunjungi saat lewat jalur Tumpang, yaitu Puncak Penanjakan.

Gunung Semeru

Sebagai penutup dari daftar 5 gunung yang bisa dikunjungi saat di Malang adalah Gunung Semeru. Nama gunung satu ini pun sudah pasti dikenal oleh para pendaki, banyak dari mereka yang memiliki impian untuk menginjakkan kaki di Gunung Semeru. Ranu Kumbolo yang disebut sebagai surganya Gunung Semeru mampu membuat siapapun tergoda untuk datang mengunjunginya. Apalagi, Semeru dengan puncaknya yang bernama Mahameru berdiri kokoh di ketinggian 3676 mdpl yang mendapat predikat sebagai yang tertinggi di Pulau Jawa.

Jalur resmi untuk mendaki Gunung Semeru hanya satu, yaitu lewat Ranu Pani. Untuk menuju ke sana kamu bisa memulai dari Stasiun kota Batu Malang, yang kemudian harus dilanjutkan dengan angkot ke Terminal Arjosari, lalu ke Pasar Tumpang. Dari Pasar Tumpang ini kamu bisa menyewa angkot untuk menuju ke Rest Area, dan terakhir menyewa Jeep untuk mengantar ke Ranu Pani.

Itulah lima gunung di Malang yang bisa menjadi tujuan mendakimu selanjutnya. Sekarang kamu lebih tahu kan kalau di Malang bukan hanya ada tempat outbound di Batu seperti acoban-coban saja. Kota ini juga punya deretan gunung yang siap membuatmu berkesan. Kamu punya daftar gunung yang ingin segera dijelajahi? Share di sini yuk.

6 Tempat Wisata Di Malang Yang Wajib Dikunjungi

6 Tempat Wisata Di Malang Yang Wajib Dikunjungi

Malang adalah salah satu kota di Jawa Timur yang terkenal sebagai kota pelajar sekaligus kota wisata. Selain letaknya berada di tempat yang strategis, Malang juga berada di dataran tinggi, sehingga udaranya pun terasa sejuk dan bikin betah. Tidak heran kalau banyak wisatawan yang memilihnya sebagai destinasi liburan.

Bersebelahan dengan Surabaya, Malang memiliki banyak objek wisata yang terkenal. Bahkan, sebagian masih belum terjamah, dan mengundang pata penjelajah untuk mengexplorenya. Namun, untuk anda yang lebih suka berwisata di kota, berikut ini tempat wisata di Malang yang bisa segera anda kunjungi.

Pulau Sempu

Lokasi: Desa Tambakrejo, Kec. Sumbermanjing Wetan, Kab. Malang

Destinasi pertama yang bisa anda tuju adalah Pulau Sempu yang dikenal sebagai surganya wisata alam di Malang. Kalau anda suka traveling dan kebetulan sedang di Malang, pulau ini wajib untuk didatangi. Walaupun memiliki paronama indah, tempat ini memiliki medan yang cukup sulit bagi orang awam.

Banyak spot di pulau kecil ini yang bisa didatangi, seperti Segara Anakan. Anda bisa mengambil banyak foto cantik di sini, karena pemandangannya yang keren dan asri. Pantai dengan tebing di tepinya membuat tempat ini nampak istimewa.

Batu Night Spectacular

Lokasi: Jl. Hayam Wuruk No. 1, Oro-Oro Ombo, Kec. Batu, Kota Batu

Tempat wisata di Malang kedua ini adalah Batu Night Spectaculer atau biasa disingkat BNS. Tempat rekreasi yang satu ini hanya buka pada sore hingga malam hari. BNS memiliki daya tarik utama berupa taman lampion yang cocok untuk dijadikan spot foto. Selain taman lampion, di sini juga ada berbagai wahana permainan seru. Ada juga tempat untuk berbelanja oleh-oleh untuk anda yang ingin membawa pulang oleh-oleh.

Agro Tawon Rimba Raya

Lokasi: Jl. Indrokilo Selatan, Polaman, Bedali, Kec. Lawang, Malang

Tempat wisata lainnya yaitu Agro Tawon Rimba Raya yang merupakan salah satu tempat wisata edukasi di Malang. Tempat ini merupakan sebuah peternakan lebah, yang memungkinkan wisatawan untuk ikut melihat dan memanen madu secara langsung. Selain ikutan panen madu, wisatawan juga bisa membeli aneka produk home made yang terdapat di sini.

Pemandian Kalireco

Kalau anda mencari tempat pemandian dengan pemandnagan yang masih alami di Malang, Pemandian Kalireco adalah jawabannya. Pemandian ini berlokasi di Kecamatan Lawang, dan termasuk tempat wisata baru di kota ini.

Dengan sumber mata airnya yang alami dan dikelilingi oleh pepohonan, menjadikannya sebuah tempat yang pas untuk melepaskan stress. Selain berenang, banyak pula wisatawan yang berburu foto estetik di tempat ini. tiket masuknya pun gratis loh.

Pantai Sipelot

Lokasi: Desa Pujiharjo, Kec. Tirtoyudo, Kab. Malang

Tempat wisata di Malang lainnya yang dapat segera dikunjungi adalah Pantai Sipelot. Pantai yang satu ini terkenal memiliki ombak yang tinggi. Sehingga, wisatawan yang datang tidak diperbolehkan untuk berenang. Bukan hanya itu, pantai yang satu ini juga masih cukup jarang pengunjung. Karena itulah, Pantai Sipelot masih sangat alami dan mempesona dengan tampilannya yang nampak biru cerah.

Wisata Paralayang

Lokasi: Jl. Songgokerto, Kel. Songgokerto, Kota Batu

Paralayang di Kota Batu bisa menjadi aktivitas wisata menyenangkan untuk dicoba. Terutama kalau anda adalah penyuka tantangan dan ingin menguji adrenalin. Tempat ini bisa diakses dengan jarak tempuh sekitar satu jam dari pusat kota. Namun, selama perjalanan menuju tempat ini anda akan disuguhi pemandangan yang aduhai. Hal ini dikarenakan lokasinya yang berada di atas bukit. Ada juga cafe yang bisa dijadikan tempat nongrkong sembari menikmati panorama Kota Batu dari atas ketinggian.

7 Spot Matahari Terbit Tercantik Di Malang

7 Spot Matahari Terbit Tercantik Di Malang

Malang yang berada di Jawa Timur ini memang dikenal sebagai kota wisata. Letaknya yang berdekatan dengan Kota Batu menjadikannya sebuah kota yang saling mendukung dalam keragaman destinasi wisatanya. Di kota ini banyak sekali objek wisata yang menarik untuk dikunjungi. Bukan hanya taman rekreasi dengan aneka wahana permainan atau aneka permainan outbound Malangnya saja, Malang dan Batu juga dikenal memiliki alam yang cantik. Kalau kamu ingin menjelajahi Malang pada pagi hari, berikut ini ada beberapa tempat terbaik untuk menyaksikan matahari terbit.

Gunung Bromo

Gunung berapi aktif ini bisa diakses melalui Kota Malang maupun Probolinggo, dan memang diperuntukkan sebagai destinasi wisata sejak awal. Tidak heran jika nama Gunung Bromo sangat dikenal. Salah satu tujuan utama para wisatawan datang ke Gunung Bromo adalah untuk menyaksikan kecantikan alamnya. Dan kebanyakan dari mereka pasti berburu matahari terbitnya.

Kamu bisa datang ke Bromo sunrise view point atau ke Penanjakan yang menjadi titik terbaik untuk mendapatkan sunrise di Gunung Bromo. Setelah puas menikmati matahari terbitnya, pada siang hari kamu bisa menjelajahi kawasan Bromo lainnya. Sebelum berkunjung lebih baik kalau kamu mempersiapkan perlengkapan maupun kondisi fisikmu agar kegiatan wisata ini bisa berjalan nyaman.

Ranu Kumbolo

Lokasinya masih berada di dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dan merupakan sebuah danau yang terletak di kaki Gunung Semeru. Untuk bisa sampai di Ranu Kumbolo, kamu harus melakukan pendakian terlebih dahulu karena memang letaknya yang berada di jalur perndakian Gunung Semeru.

Kebanyakan pendaki akan beristirahat atau menghabiskan satu malam di sini untuk menikmati sunrise pada pagi harinya sebelum atau setelah melakukan perjalanan mendaki dari Kalimati. Matahari terbit di tempat ini memang terlihat mengagumkan dengan panorama dua bukit yang saling terhubung. Kalau kamu datang di waktu yang tepat, matahari terbit di tengah-tengah kedua bukit bisa kamu saksikan. Hal ini pasti mengingatkanmu dengan gambar-gambar anak Tk atau anak SD.

Masih berada di kawasan Bromo Tengger Semeru, di sana ada lagi satu objek wisata gunung yang menarik untuk dikunjungi saat berburu sunrise. Sebenarnya Bukit B29 ini masuk ke dalam kawasan Kabupaten Lumajang. Namun banyak wisatawan yang mencapainya dari kota Malang.

Puncak B29

Layaknya pegununangan pada umumnya, pada pagi hari kamu akan menyaksikan kabut tebal yang nampak menarik. Dari sini kamu juga bisa melihat pemandangan Gunung Bromo dan Semeru. Saat matahari akan terbit, mungkin kamu akan merasa sangat dingin. Namun saat matahari mulai terlihat, perlahan kehangatan akan terasa. Suasana sunrise dari tempat ini banyak diburu para wisatawan, selain karena indah tempat ini tidaklah seramai Gunung Bromo.

Gunung Panderman

Merupakan sebuah gunung kecil di Kota Batu, gunung ini terkenal sebagai salah satu lokasi untuk berkemah maupun melatih fisik untuk pendakian. Walaupun terbilang tidak terlalu tinggi, namun energimu akan cukup terkuras untuk mendaki hingga puncaknya. Fenomena matahari terbit di sini juga cukup memukau. Dimana kamu bisa menikmati udara hangat di pagi harinya setelah berjuang dengan hawa dingin pada malam sebelumnya. Di sekitar Gunung Panderman juga terdapat beberapa objek wisata yang bisa kamu kunjungi, bahkan terdapat pula area pacuan kuda.

Wisata Paralayang Gunung Banyak

Di Kota Batu selain ada Panderman, ada juga kawasan Wisata Paralayang Gunung Banyak yang dapat dijadikan lokasi berburu matahari terbit. Objek wisata yang terkenal sebagai landasan terbang olahraga paralayang ini cocok untuk kamu yang ingin menikmati suasana pagi. Bukan hanya aktifitas olahraga paralayangnya saja yang menarik, tapi juga alamnya. Dari sini kamu bisa menyaksikan lembah hijau dan pemandangan kota dari ketinggian. Karena landasan terbang paralayang ini menghadap ke arah timur, menjadikannya sangat cocok untuk kamu yang ingin menanti matahari terbit. Bahkan ketika cuaca sedang cerah, kamu bisa melihat siluet Gunung Semeru di sebelah timur.

Pantai Goa Cina

Pantai Goa Cina menjadi salah satu pantai palingĀ  populer di Malang, selain alamnya yang menawan, pantai ini juga memiliki pasir putih dan ombak yang besar. Hal menarik lainnya adalah adanya pulau karang yang tidak jauh dari bibir pantai, sehingga menambah keesotisannya. Lokasinya yang berada di Malang Selatan juga cukup mudah untuk dijangkau. Selain daya tarik alamnya, pantai ini juga bisa dijadikan lokasi berkemah. Dimana keesokan harinya kamu bisa menyaksikan sunrise di Goa Cina.

Pantai Bolu-Bolu

Malang Selatan memang dikenal memiliki beragam pantai yang letaknya berada di selatan Pulau Jawa. Dan tidak semua pantai di sini bisa dijadikan lokasi untuk menanti fenomena sunrise. Salah satu pantai yang bisa dipilih untuk menyaksikan pemandangan matahari terbit adalah Pantai Bolu-Bolu. Pantai yang juga cocok untuk snorkeling ini berada tidak jauh dari Pantai Lenggoksono. Lokasi snorkelingnya terkenal memiliki keragaman bawah laut dan terumbu karangnya yang indah. Selain snorkeling, kamu bisa berkemah dan menanti terbitnya matahari pada pagi harinya. Yang menarik, kamu juga bisa trekking di sekitar Pantai Bolu-Bolu.

Itulah tujuh lokasi untuk menyaksikan matahari terbit paling direkomendasikan di Malang Raya. Selain menarik, tempat-tempat tersebut juga menawan untuk segera dikunjungi. Sebelum memutuskan untuk berangkat ke salah sau destinasinya, ada baiknya kalau kamu membuat persiapan terlebih dahulu. Karena ada beberapa tempat yang menuntut kondisi fisik yang prima. Tunggu apalagi? Liburan sekarang juga yuk!

Pemandian Kalireco Malang

Kawasan Pemandian Kalireco merupakan sebuah kawasan yang sejuk. Dengan angin semilir yang sepoi-sepou pasti menggoda siapapun untuk melemaskan badan di tempat ini. Bersantai di salah satu tempat wisata alam di Malang ini bukan saja soal melepas penat, tapi juga untuk menumbuhkan kedamaian hati.

Lokasinya yang berada di kaki Gunung Arjuna, membuat pemandian yang satu ini jarang diketahui orang. Hal ini juga yang membuatnya masih sangat alami dengan air yang sangat jernih dan melimpah. Tempat wisata keren di Malang ini menyuguhkan peosana wisata air alami yang menyegarkan. Air yang jernih dan nampak berwarna kebiruan ini terlindungi pepohonan yang lebat.

Kedalaman kolamnya pun hanya sekitar 1 meter saja, dan terdapat beberapa pancuran air. Tempat ini juga terlihat makin eksotik dengan tumbuhan lumut yang memenuhi tebing kolamnya. Saat berkunjung ke tempat ini, siapapun pasti dibuat tidak sabar untuk segera menceburkan diri ke kolam. Dengan background berupa sawah-sawah milih warga, membuat perasaan siapapun pasti terasa lebih tenang dan nyaman.

Namun, ada yang perlu diperhatikan, yaitu secara tradisional tempat ini adalah pemandian khusus laki-laki. Jadi, walaupun wanita tidak dilarang untuk masuk ke lokasi, namun bisa menimbulkan kecanggungan suasana. Selain itu, sebenarnya tempat ini adalah sebuah sumber irigasi bagi sawah dan perkebunan warga.

Lokasi Pemandian Kalireco

Kalau kamu tertarik datang ke tempat ini, arahkan saja kendaraanmu menuju ke Lawang. Lokasi tepatnya berada di Sumber Waras 2 No 97, Kalirejo, Lawang, Malang. Atau sekitar 17 km dari pusat Kota Malang.

Fasilitas Pemandian Kalireco

Sebenarnya, kawasan ini masih belum memiliki fasilitas yang memadai. Hal tersebut dikarenakan pemerintah daerah belum menjadikannya sebagai lokasi wisata. Karena masih dipandang sebagai sumber mata air saja, fasilitas pendukung di sini pun belum mendapat dukungan pemerintah.

Namun, untuk fasilitas dasar seperti toilet, kamar mandi, dan area parkir sudah tersedia. Pengunjung juga harus membawa bekal dari luar, karena masih belum ada yang berjualan di sekitar kawasan pemandian.

Daya Tarik Pemandian Kalireco

Wisata Pemandian Kalireco ini menjadi salah satu destinasi ayng harus dikunjungi karena pesonanya yang memukau. Selain itu, penduduk lokal di kawasan tempat ini pun juga sangat ramah terhadap wisatawan lokal maupun asing.

Dengan sumber mata air yang mengaliri kolam tidak terlalu besar, serta kolamnya yang dilapisi keramik menjadikan tempat ini terlihat sedikit berbeda. Beruntungnya, pancuran air di tempat ini masih dipagari oleh tebing yang ditumbuhi oleh lumut nan eksotis.

Mata air Kalireco menawarkan pesona wisata air yang asri nan menyegarkan. Kondisi sangat airnya bening, sehingga pengunjung bisa melihat dasar pemandian. Kejernihan ini tentu menarik siapa saja untuk merasakan kesegaran airnya.

Hijaunya pemandangan di sekitar tempat ini seakan menjadi daya pikat lain bagi wisatawan. Dengan udaranya yang sejuk dan air yang terasa segar, membuatnya pas untuk dijadikan tujuan wisata akhir pekanmu.

Wisata Gunung Di Jawa Timur

Bukan hanya punya deretan pantai eksotik, Jawa Timur juga menjadi surganya para pendaki. Karena ada beberapa puncak gunung yang tersebar di provinsi ini dan menarik untuk dijelajahi. Beberapa di antaranya bahkan sangat akrab terdengar di telinga mereka yang mungkin belum pernah mendaki. Mulai dari gunung yang ramah bagi pendaki pemula, hingga yang memiliki jalur ekstrem, semua bisa dijumpai di Jatim. Kalau kamu penyuka tantangan dan ingin mendaki, berikut ini rekomendasi wisata gunung di Jawa Timur yang bisa menjadi tujuanmu.

Gunung Bromo

Gunung Bromo mungkin menjadi tujuan mainstream bagi para pendaki, karena memang destinasi yang satu ini minim tantangan. Sangat mudah untuk menikmati pemandangan mata hari terbit atau melihat kawahnya yang masih aktif. Tapi, justru itulah yang membuat Bromo disukai, semua orang bisa menikmati panorama cantik yang ditawarkannya.

Gunung yang berada 2.392 mdpl ini masuk ke dalam 4 wilayah kabupaten. Nah, sebelum menuju ke kawah Bromo, wisatawan yang datang harus melewati lautan pasir yang sangat luas. Gunung ini juga dianggap sebagai tempat suci bagi Suku Tengger, dan setiap tahunnya selalu digelat upacara Yadya Kasada.

Gunung Ijen

Gunung yang berada di Banyuwangi ini memang selalu menjadi incaran para pendaki. Karena, hanya di kawah Ijen inilah kamu bisa menyaksikan fenomena langka api biru. Konon, hanya ada dua tempat di dunia yang memiliki fenomena cantik ini, tidak heran kalau banyak pendaki atau wisatawan dari luar negeri yang jauh-jauh datang ke sini.

Walaupun memiliki medan cukup curam, namunĀ  bisa dicapai dalam 2,5 jam saja. Karena itulah banyak pendaki pemula yang datang ke tempat ini. Di atas Gunung Ijen, kamu bisa bertemu dengan para penambang belerang yang tiap hari memikul puluhan kilo hasil tambangnya.

Gunung Kelud

Gunung satu ini terletak di perbatasan Blitar dan Kediri, sempat mengalami erupsi besar pada 2014 lalu, kini Gunung Kelud sudah dibuka untuk pendakian. Kalau kamu ingin menikmati tantangan mendaki Gunung Kelud, sebaiknya mulailah mendaki dari Blitar, karena jalur Kediri lebih cenderung ke wisata. Dalam perjalanan menuju ke Puncak Kelud, kamu bisa menyaksikan sisa-sisa letusan sebelumnya. Selain itu, kamu harus menyiapkan air yang cukup, karena suhu di dekat kawah sangat panas, dan di sini tidak ada sumber air.

Gunung Welirang

Lokasinya berada di perbatasan Kabupaten Malang dan Mojokerto, di sini ada dua puncak gunung yang bisa kamu daki sekaligus. Yaitu Gunung Arjuno dan Gunung Welirang, karena kedua gunung tersebut lokasinya bersebelahan. Apalagi, puncak Gunung Arjuno letaknya satu punggungan yang sama dengan Gunung Welirang.

Ada empat jalur yang bisa kamu pilih untuk mencapai puncak gunung ini, yang masing-masing jalurnya menawarkan pesonanya sendiri. Tretes misalnya, walaupun jalur ini cukup berat namun memiliki sumber air yang melimpah.

10 Kuliner Murah Dan Enak Di Malang

10 Kuliner Murah Dan Enak Di Malang

Indonesia adalah negara yang memiliki banyak kepulauan, ras, bahasa, dan budaya yang beragam. Dimana hal tersebut membuat Indonesia terkenal, apalagi makanan khasnya yang kaya rempah. Tak heran kalau makanan khas Indonesia bisa menjadi salah satu makanan terenak di dunia.

Kota Malang menjadi salah satu tujuan untuk berburu makanan enak dengan harga terjagkau. Selain itu, tempat wisata di Malang juga terkenal beragam dan memiliki banyak pilihan destinasi. Nah, untuk kamu yang ingin jalan-jalan sambil berwisata kuliner, yuk cobain beberapa menu lezat ini. penasaran makanan apa saja yang dimaksud? Langsung cek daftarnya!

Mie Gajah Mada

Menu pertama yang murah tapi punya cita rasa lezat yaitu Mie Gajah Mada. Mie yang satu ini sudah dikenal sejak dulu, sehingga tidak heran kalau peminatnya pun banyak. Salah satu menu spesial di tempat ini adalah mie ayam jamur. Mie ayam tersebut berisi mie yang dicampur ayam suwir, siomay basah, dan dilengkapi topping jamur, daun selada, daun bawang dan taburan bawang goreng.

Pecel Kawi

Pecel sendiri memang salah satu makanan khas Indonesia yang terdiri dari campuran beberapa sayuran dan disiram dengan bumbu kacang. Salah satu pecel yang terkenal dan bisa disantap siang maupun untuk sarapan adalah Pecel Kawi. Menariknya, tempat ini sudah ada sejak 1979, jadi rasanya pun tidak usah diragukan lagi.

Rujak Cingur Bude Ruk

Rujak cingur adalah salah satu hidangan khas Jawa Timur, jadi wajib banget untuk kamu coba saat liburan ke sini. Salah satu tempat makan yang menyediakan menu rujak cingur adalah Bude Ruk. Warung rujak yang sudah berdiri sejak 1960 ini memiliki cita rasa original dan tetap mempertahankan cita rasanya sejak dulu. Apalagi harganya pun juga terjangkau, hmm pasti cocok nih untuk menu makan siangmu di Kota Malang.

Soto Geprak

Soto adalah salah satu makanan yang bisa ditemukan dengan mudah di beberapa daerah di Indonesia. Soto Geprak ini bisa kamu nikmati di warung makan Mbah Djo yang sudah berdiri sejak 1969. Ciri khas soto yang satu ini adalah bumbunya yang sangat kental, selain itu potongan ayamnya juga lebih besar dan dilengkapi dengan potongan telur. Selain itu, ada pula beberapa menu lain untuk kamu yang kurang suka soto.

Rawon Nguling

Siapa yang tidak kenal makanan yang satu ini? tidak lengkap rasanya kalau datang ke Malang tapi tidak mencicipi kuliner yang satu ini. Berbeda dengan rawon biasanya, Rawon Nguling menyajikan hidangannya dengan potongan daging yang lebih besar dan kuahnya yang terasa khas. Tempat makan yang satu ini juga memiliki suasana khas yang nyaman, sehingga pengunjung akan merasa betah.

Wedang Ronde

Kalau kamu sedang jalan-jalan di Kota Malang pada malam hari, bisa nih cobain wedang rondenya. Salah satu yang paling terkenal di Malang adalah Warung Ronde Titoni, yang sudah berdiri sejak 1948. Di salah satu tempat kuliner di Malang satu ini, kamu juga bisa menemukan beberapa camilan lain seperti kacang kuah, angsle, cakue, dan roti goreng.

Sate Landak Dan Biawak

Selanjutnya, kamu bisa mencoba kuliner ekstrim di Malang, yaitu sate landak dan biawak. Walaupun terdengar cukup aneh, namun banyak juga kok yang suka. Sesuai namanya, sate ini memang terbuat dari daging landak dan biawak. Diketahui, daging landang memiliki kandungan protein yang tinggi dan baik untuk kesehatan. Tekstur kedua daging tersebut juga sangat berbeda, daging landak terasa lebih kenyal. Sedangkan untuk daging biawak terasa lebih keras dan panas di perut.

Ice Cream Toko Oen

Kalau kamu penggemar ice cream, jangan lupa untuk mampir dulu ke Toko Oen. Toko yang satu ini sudah lama berdiri dan sangat terkenal di Malang. Salah satu yang membuatnya populer adalah cita rasa ice creamnya yang khas dan tetap sama sejak 1930an. Selain ice cream tempo dulu, kamu juga bisa memesan menu lain, seperti nasi goreng.

Sego Goreng Mawut

Menu lain yang bisa kamu cicipi saat berwisata di Kota Malang adalah sego goreng mawut. Makanan yang satu ini adalah perpaduan antara nasi goreng dan mie goreng. Jadi rasanya pun pasti enak dan membuat kamu ketagihan. Cocok nih untuk menu makan malammu sambil menikmati udara dingin khas Malang.

Bakpao Boldy

Menu terkahir di sini adalah Bakpao Boldy, bakpao satu ini dikenal karena teksturnya yang lembut, bersih, dan putih. Cita ranya pun sangat khas dan tentunya enak, karena tempat ini sudah ada sejak 1950.

Itulah beberapa makanan di Malang yang bisa kamu cicipi saat singgah di kota ini. Menu-menu di atas tentu memiliki kekhasannya sendiri yang tidak akan bisa kamu jumpai di kota lain. Jadi, kalau kamu sedang di Kota Malang jangan lupa untuk mencicipi salah satunya ya.