Jelajahi 5 Gunung Di Malang Ini Yuk!

Jelajahi 5 Gunung Di Malang Ini Yuk!

Malang adalah salah satu kota yang menjadi tujuan wisata di Jawa Timur. Dengan lokasi geografisnya dikelilingi oleh pegunungan, tak mengherankan kalau Malang menjadi destinasi bagi para pendaki. Nah, di bawah ini ada beberapa gunung di Malang dan sekitarnya yang bisa kamu jelajahi.

Gunung Arjuno

Walaupun banyak menyiarkan cerita mistis, Gunung Arjuno menawarkan panorama menawan dari berbagai sudutnya. Gunung satu ini berada di sebelah barat laut Kota Malang dengan ketinggiannya mencapai 3339 meter di atas permukaan laut. Biasanya para pecinta alam sering menjadikan gunung ini menjadi lokasi pendidikan dasar. Terdapat 3 jalur pendakian di Gunung Arjuno, yaitu jalur Batu, Tretes, dan Lawang. Tetapi jalur Tretes sudah masuk ke dalam wilayah Kabupaten Pasuruan, meski begitu, kebanyakan pendaki memiliki jalur Tretes ini. alasannya, jika lewat Tretes bisa sekalian mendaki ke Gunung Welirang, karena persimpangan jalan antara Gunung Arjuno dan Welirang berada di shelter pondokan yang dilewati saat mendari dari jalur Tretes.

Selain itu, jalur Tretes juga memiliki keuntungan bagi pendaki, salah satunya pada tiap shelter terdapat sumber air yang melimpah. Gunung ini memiliki puncak bernama Ogal-agil, yang dulu terdapat batu di bibir kawah yang apabila terkena tiupan angin akan bergoyang. Karena itulah puncaknya dinamai Puncak Ogal-agil.

Gunung Welirang

Lokasinya masih berada dalam satu kawasan dengan Gunung Arjuna, karena itulah banyak pendaki yang langsung meneruskan pendakian di kedua gunung tersebut dalam satu kesempatan. Berbeda dengan Gunung Arjuna yang tidak lagi aktif, gunung setinggi 3156 meter di atas permukaan laut ini adalah gunung berapi aktif yang selalu memuntahkan asap dan cairan belerang.

Banyak juga warga yang berprofesi sebagai penambang belerang yang akan membawa hasil tambangnya ke shelter Pondokan yang sekaligus menjadi tempat tinggal mereka selama beberapa hari selama menambang. Selanjutnya belerang tersebut akan diangkut oleh mobil Jeep yang naik hingga ke shelter Pondokan. Jalur pendakian Tretes ini sendiri sebenarnya merupakan trek mobil Jeep bagi penambang belerang.

Karena itulah tidak heran kalau mendaki ke Puncak Welirang seringkali berpapasan dengan para penambang. Sebagai pendaki, ada baiknya untuk mendahulukan mereka terlebih dahulu, mengingat hasil tambang belerang yang dibawanya sangat berat.

Gunung Panderman

Mungkin masih belum banyak orang yang tahu gunung satu ini, tapi kalau warga Malang pasti tidak asing dengan Gunung Panderman. Gunung ini menjadi tempat pelarian sejenak dari rutinitas sehari-hari. Gunung Panderman masih satu kompleks dengan Pegunungan Kawi, puncak gunung satu ini mempunyai ketinggian 2000 mdpl. Jalurnya dimulai dari Kota Batu, dan membutuhkan sekitar 2 jam pendakian untuk sampai ke puncaknya. Kalau ingin camping, bisa juga kok mendirikan tenda di puncak tau di Latar Ombo yang menjadi satu-satunya shelter di Gunung Panderman.

Gunung Bromo

Kepopuleran gunung satu ini sudah tidak perlu ditanyakan, mungkin Gunung Bromo juga bukan tujuan utama bagi para pendaki. Tapi apa salahnya untuk berkunjung ke salah satu ikon wisata alam di Malang ini. bukan sebuah rahasia lagi kalau Bromo mempunyai kecantikan alam yang luar biasa. Selain wisatawan domestik, banyak juga turis mancanegara yang datang ke Indonesia untuk membuktikan sendiri kecantikan gunung berapi satu ini.

Terdapat 3 jalur yang bisa dipilih untuk menuju ke Bromo, yaitu jalur Tumpang, Nongko Jajar dan yang terakhir jalur Probolinggo. Jalur yang paling dekat dari Malang adalah Jalur Tumpang, tapi kebanyakan wisatawan akan memiliki jalur Nongko Jajar. Hal tersebut dikarenakan akses jalannya yang lebih mudah dan ada satu spot yang tidak bisa dikunjungi saat lewat jalur Tumpang, yaitu Puncak Penanjakan.

Gunung Semeru

Sebagai penutup dari daftar 5 gunung yang bisa dikunjungi saat di Malang adalah Gunung Semeru. Nama gunung satu ini pun sudah pasti dikenal oleh para pendaki, banyak dari mereka yang memiliki impian untuk menginjakkan kaki di Gunung Semeru. Ranu Kumbolo yang disebut sebagai surganya Gunung Semeru mampu membuat siapapun tergoda untuk datang mengunjunginya. Apalagi, Semeru dengan puncaknya yang bernama Mahameru berdiri kokoh di ketinggian 3676 mdpl yang mendapat predikat sebagai yang tertinggi di Pulau Jawa.

Jalur resmi untuk mendaki Gunung Semeru hanya satu, yaitu lewat Ranu Pani. Untuk menuju ke sana kamu bisa memulai dari Stasiun kota Batu Malang, yang kemudian harus dilanjutkan dengan angkot ke Terminal Arjosari, lalu ke Pasar Tumpang. Dari Pasar Tumpang ini kamu bisa menyewa angkot untuk menuju ke Rest Area, dan terakhir menyewa Jeep untuk mengantar ke Ranu Pani.

Itulah lima gunung di Malang yang bisa menjadi tujuan mendakimu selanjutnya. Sekarang kamu lebih tahu kan kalau di Malang bukan hanya ada tempat outbound di Batu seperti acoban-coban saja. Kota ini juga punya deretan gunung yang siap membuatmu berkesan. Kamu punya daftar gunung yang ingin segera dijelajahi? Share di sini yuk.

9 Kampung Tematik Di Malang Dengan View Yang Kece

9 Kampung Tematik Di Malang Dengan View Yang Kece

Kampung mungkin seringkali dikonotasikan sebagai tempat yang kumuh, padat, dan terpencil. Tapi, semua hal tersebut tidak berlaku bagi beberapa kampung di Kota Malang. Karena, kampung-kampung tersebut telah disulap menjadi keren, dan cocok untuk kamu yang ingin liburan murah sekaligus ingin berburu tempat outbound di Malang. Langsung simak dulu yuk kampung tematik di Malang mana saja yang sayang untuk tidak dikunjungi berikut ini.

Kampung Warna-Warni Jodipan

Lokasinya berada di Jodipan, Kampung Warna-Warni ini bisa dikatakan sebagai pelopor wisata kampung di Malang. Letaknya yang berada di tepi sungai dan baru diresmikan pada 2016 lalu, tempat ini langsung menjadi viral di berbagai media sosial. Di tempat ini kamu bisa melihat deretan rumah yang dicar aneka warna yang mencolok untuk latar berselfie. Pada tahun 2017 lalu, tempat ini dilengkapi dengan jembatan kaca. Jembatan tersebut juga menjadi penghubung antara Kampung Warna-Warni dan Kampung Tridi.

Kampung Tridi

Lokasinya berada tepat di sebelah Kampung Warna-Warni dan menjadi salah satu spot liburan hits di Kota Malang. Tempat satu ini berada di Jalan Temenggungan Ledok, Kesatrian, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Kampung ini biasanya dikenal sebagai adiknya Kampung Warna-Warni. Yang membedakan keduanya adalah, di kampung ini rumah-rumah penduduk dihiasi dengan lukisan tiga dimensi dengan aneka tema yang kece tentunya. Tempat ini cocok untuk berselfie, atau sekedar jalan-jalan santai. Untuk bisa masuk ke kawasan kampung ini, kamu hanya perlu mengeluarkan uang 5 ribu rupiah saja untuk tiket masuknya, dan belum termasuk tarif parkir kendaraan.

Kampung Biru Arema

Kesuksesan Kampung Warna-Warni Jodipan membuat kampung lain mencoba mengubah kampungnya dengan konsep serupa. Tepat di seberangnya, kamu bisa datang ke Kampung Biru Arema yang berlokasi di sebelah Barat Jembatan Brantas. Kampung ini mulai hits pada awal 2018, dan merupakan kawasan lingkungan RW 04 dan RW 05, Kelurahan Kiduldalem, Kota Malang. Seperti namanya, seluruh rumah di kampung ini dicat dengan warna biru, bukan hanya dindingnya saja yang berwarna biru, malainkan atapnya juga berwarna biru loh.

Kampung Putih

Sekarang kita bergeser sedikit ke arah barat, ada Kampung Putih yang beralamat di Jalan Jaksa Agung Suprapto Dalam, dekat dengan RSSA Malang. Kampung ini seakan menjadi penggenap kampung bertema warna di Malang, sama seperti namanya, semua rumah di kawasan ini dicat dengan warna putih. Ada beberapa rumah yang dicat dengan warna hijau muda di beberapa bagiannya, sehingga sangat cocok untuk dijadikan lokasi selfie. Selain itu, ada juga spot kupu-kupu yang bisa kamu jadikan background foto.

Kampoeng Heritage Kajoetangan

Sesuai dengan namanya, tempat ini terletak di kawasan Kayutangan atau yang sekarang dikenal dengan nama Jalan Basuki Rahmad. Lokasinya berada persis di gang-gang yang terletak di sebelah Toko Oen yang dikenal legendaris. Saat tiba di kampung tematik satu ini, kamu akan menjumpai banyak hal berbau vintage. Di sini kamu bisa melihat rumah peninggalan Kolonial Belanda, sungai yang sudah ada sejak masa penjajahan, hingga mainan lawas yang masih terjaga hingga saat ini dengan baik. Pihak pengelola juga menerapkan paket wisata bagi wisatawan yang ingin datang berkunjung, mulai dari paket perorangan sampi paket rombongan. Tujuannya adalah untuk membangun dan mengembangkan Kampoeng Heritage ini.

Kampung Lampion Wangi (Awan Bengi)

Kampung tematik di Malang selanjutnya berada di Jl H. Juanda Gang IX A, Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Tempat ini diresmikan secara langsung oleh Wali Kota Malang pada bulan Mei 2017 lalu. Tempat ini sempat mati suri, dan baru bangkit kembali pada awal tahun 2019 seiring dibentuknya Kelompok Sadar Wisata. Kamu bisa menyaksikan beragam bentuk lampion warna-warni yang cantik, terutama kalau kamu datang pada malam hari.

Kampung 3G

Di sebelah utara Kota Malang kamu bisa menjumpai Kampung 3G. Yang dimaksud 3G di sini bukan jaringan internet loh ya, melainkan sebuah singkatan dari Glintung Go Green. Kampung yang berada di RW 23, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang ini awalnya adalah sebuah perkampungan kumuh. Namun, kemudian dilakuan renovasi hingga membuatnya tampak hijau dan asri. Di tempat ini pula kamu bisa menjumpai aneka spot selfie yang cocok untuk kamu pajang di akun media sosialmu.

Desaku Menanti

Kampung wisata bernama Desaku Menanti ini diresmikan langsung oleh Wali Kota Malang saat itu, yaitu H Moch. Anton pada Februari 2017. Diresmikannya kampung ini berhasil mengubah wajah kampung yang dihuni oleh gelandangan dan pengemis yang sebelumnya melekat dengan kawasan ini, menjadi sebuah desa wisata dengan ikon seratus topeng. Sekarang, kawasan ini menjadi ramai dikunjungi oleh wisatawan dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat yang tinggal di sana. Apalagi, sekarang ada wahana baru, yaitu flying fox yang makin membuatnya menarik kunjungan wisatawan.

Kampung Payung, Pandanwangi

Kampung Payung diresmikan sendiri oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy bersama Wali Kota Malang H Moch. Anton. Kampung Payung dibentuk karena mayoritas warganya yang merupakan pembuat payung kertas. Seorang legenda bernama Mbah Rasimun dianggap sebagai orang pertama yang membuat payung ini.

Itulah 9 kampung tematik yang bisa kamu kunjungi saat liburan di Malang. Punya referensi atau rekomendasi kampung tematik di Malang lainnya? Share di sini yuk.

Tempat Camping Keluarga Asik Di Malang

Tempat Camping Keluarga Asik Di Malang

Malang adalah salah satu kota yang mempunyai aneka tempat wisata layak untuk dikunjungi. Bukan hanya itu, keindahan alam dan udaranya yang sejuk membuat orang lebih senang untuk camping bersama keluarga. Sehingga liburan bersama keluarga pun terasa lebih hangat di tengah keindahan alam di Kota Malang. Nah, di mana sajakah tempat camping keluarga di Malang tersebut? Berikut ini daftarnya.

Ranu Kumbolo

Liburan kali ini kamu ingin ngajak keluarga camping tapi bingung dimana? Jangan bingung, karena sekarang banyak sekali pilihan tempat camping keluarga yang bisa kamu kunjungi. Salah satunya adalah Ranu Kumbolo yang berada di Gunung Semeru. Tempat yang berada di lembah Mahameru ini sangat populer dikalangan wisatawan. Bukan hanya bisa dijadikan tujuan camping, tempat ini memiliki pemandangan indah yang danaunya menjadi rumah bagi beberapa jenis ikan air tawar. Jadi, kalau kamu ingin camping bareng keluarga sekaligus menciptakan momen berkesan yang akan diingat lama, Ranu Kumbolo bisa menjadi salah satu pilihannya.

Bumi Perkemahan Bedengan

Tempat selanjunya yang bisa kamu pilih untuk lokasi berkemah bersama keluarga adalah Bumi Perkemahan Bedengan. Tempat ini sangat cocok untuk dijadikan lokasi berkemah bersama seluruh keluarga. Apalagi lokasinya yang dikelilingi oleh pepohonan pinus yang membuat suasananya terasa lebih asri dan menyatu dengan alam.

Saat berada di sini, kamu akan merasakan udara yang sejuk dengan suasana yang tenang dimana aliran sungai nampak menyempurnakan pemandangan di tempat ini. Berjarak sekitar 40 menit berkendara dari pusat kota Malang membuatnya memiliki akses yang mudah di jangkau. Biayanya pun murah di kantong, yaitu hanya 2.500 rupiah saja per malam. Selain tempatnya yang sejuk, beberapa fasilitas pun telah tersedia, seperti air bersih, toilet, area parkir, hingga colokan listrik.

Apache Camp

Apache Camp yang berada di kawasan Coban Talun ini juga bisa menjadi salah satu tempat berkemah yang nyaman untuk dikunjungi bersama keluarga. Pemandangan yang ditawarkannya pun tidak kalah dengan tempat camping di Malang lainnya loh. Wisatawan yang ingin bermalam di sini pun sudah disediakan tempat permanen yang membuatmu tidak perlu repot-repot membawa perlengkapan berkemah.

Biaya sewanya sendiri berkisar 500.000 rupiah per tenda yang bisa diisi empat orang. Bukan hanya itu, kamu juga bisa endapat beberapa fasilitas tambahan. Seperti petik apel, tiket masuk Coban Talun, extra bed, makan malam, sampai kamar mandi dalam. Menarik sekali kan?

Omah Kayu Paralayang

Tempat satu ini memiliki lokasi yang sangat strategis dan mudah diakses, dan tidak jauh dari pusat kota. Omah Kayu Paralayang terletak di atas sebuah bukit yang sering disebut sebagai Gunung Banyak. Bukan hanya tempat camping biasa, karena tempat ini memiliki pemandangan luar biasa dan cocok sekali untuk kamu yang punya hobi berfoto.

Tempat ini memiliki enam rumah pohon yang bisa disewa dengan harga 350.000. Selain memiliki fasilitas lengkap, kamu juga bisa memilih sendiri jenis kamar yang sesai dengan selera dan keinginanmu. Nah, kalau kamu ingin berkemah tapi gak mau repot-repot mendirikan tenda, tempat ini cocok untuk dipilih.

Latar Ombo, Gunung Panderman

Tempat lain yang bisa kamu pilih untuk berkemah sekaligus menikmati keindahan alam adalah Latar Ombo di Gunung Panderman. Lokasinya memang di Gunung Panderman, yang memiliki suasana tenang dan nyaman. Selain dikenal sebagai salah satu tempat untuk menanti matahari terbit, tempat ini juga sering menjadi pilihan bagi para pendaki pemula. Bukan hanya bisa mendirikan tenda saja, kamu juga akan disuguhkan pemandangan lampu-lampu kota dari atas ketinggian. Lokasinya yang berada di pusat kota membuat tempat ini makin mudah untuk dijangkau.

Bumi Perkemahan Ledok Ombo

Saat bermalam d Ledok Ombo kamu bisa menikmati alaminya hutan pinus di lereng Gunung Semeru. Dengan luas hutan pinus mencapai 12 hektar, atmosfer yang ditawarkannya pun mampu membua suasana terasa asri sekaligus teduh. Walaupun berada di alam, fasilitas yang dimilikinya pun cukup lengkap, mulai dari mushola, toilet, hingga kantin. Dengan fasilitas yang ditawarkannya tersebut, tempat ini menjadi cukup ramah bagi petualang junior. Banyak petunjuk arah dan papan keselamatan yang memudahkan kamu saat menjelajahi kawasan ini. Walaupun begitu, kealamian dan keasriannya tetap harus dijaga ya!

Pantai Seling Ombo

Bukan hanya pasirnya yang putih, nuansa dan suasana di pantai ini juga mendukung kamu untuk bersantai dan menikmati sejenak keheningan yang jauh dari keramaian kota. Momen paling tepat untuk berkunjung ke pantai satu ini adalah menjelang matahari terbenam, dan lebih seru kalau kamu bisa menyempatkan diri untuk bermalam di sini. Senja dan pasir putih serta ombak yang cukup kencang membuatnya menjadi perpaduan yang pas untuk berburu foto instagenik. Apalagi tempat ini juga masih belum banyak diketahui orang, sehingga kamu pasti akan lebih nyaman untuk mengeksplore tempat ini.

Itulah beberapa tempat di Malang yang bisa kamu jadikan lokasi berkemah bersama keluarga. Tentu selain tempat-tempat di atas, Malang masih punya destinasi camping lainnya yang dapat kamu datangi saat liburan nanti. Malang juga punya aneka tujuan wisata mulai dari kuliner, budaya, taman rekreasi, museum, hingga pantai yang dapat menjadi tujuan wisatamu berikutnya. Nah, tunggu apalagi? Yuk datang dan siapkan liburan serumu di Malang.

Wisata Di Malang Yang Wajib Dikunjungi Saat Liburan

Wisata Di Malang Yang Wajib Dikunjungi Saat Liburan

Malang dikenal sebagai salah satu kota di Jawa Timur yang berhawa sejuk, tidak mengherankan kalau Malang memiliki wisata alam yang menarik dan cukup banyak untuk dikunjungi. Kalau kamu masih bingung mau mulai dari mana, ini dia rangkuman wisata alam di Malang yang bisa kamu datangi saat liburan nanti. Di mana saja ya? Langsung simak ulasannya dulu yuk!

Coban Rais

rais

Berjarak sekitar 16 km dari pusat Kota Malang, Kota Batu memiliki sebuah air terjun yang namanya cukup populer, yaitu Coban Rais. Air terjun ini mengalir dari ketinggian 20 meter dan dikelilingi oleh tebing perbukitan hijau. Panorama di tempat ini yang nampak hijau cukup untuk menyejukkan mata. Menariknya, kawasan Coban Rais juga memiliki beberapa spot untuk berfoto dan menikmati pemandangan spektakuler di sekitarnya. Kalau kamu tertarik untuk mengunjunginya, jangan lupa siapkan uang 10.000 rupiah untuk tiket masuknya.

Goa Pinus

Ingin berkunjung ke destinasi wisata alam yang berbeda? Yuk datang ke Goa Pinus yang terletak di Bumiaji, Kota Batu. Sebelum sampai di lokasinya wisata, kamu harus trekking melewati bukit yang dikelilingi oleh pepohonan pinus terlebih dahulu. Jajaran hutan pinus inilah yang menciptakan pemandanganterlihat keren, sehingga sangat pas untuk kamu yang suka berfoto. Di beberapa areanya juga terdapat gardu pandang dengan panorama menakjubkan. Kalau kamu berdiri di gardu pandang ini, panorama perbukitan hijau akan tersaji di depan matamu. Ditambah lagi udaranya yang sejuk, pasti membuat siapapun makin betah berlama-lama.

Mata Air Sumber Sirah

Wisata alam yang berupa sumber mata air tawar ini bernama Sumber Sirah yang airnya sangat jernih. Saking jernihnya, kamu bisa melihat ikan-ikan kecil yang berenang di permukaan dan tanaman ganggang yang hidup di dasar kolamnya. Katanya, tanaman ganggang inilah yang membuat kolam air di Sumber Sirah tetap jernih. Kalau berminat, kamu bisa berenang atau snorkeling di sini. Gak perlu khawatir karena tidak membawa peralatan sendiri, karena kamu bisa menyewanya di sekitar area Sumber Sirah. Oh ya, pengunjung di sini tidak boleh melompat ke dalam air, karena dikhawatirkan akan merusak tanaman ganggang di dasar kolam. Karena tanaman tersebut cukup rapuh jika terkena guncangan terlalu kuat.

Tubing Wringinanom

Kalau kamu ingin wisata yang menantang, yuk cobain wisaya tubing. Aktifitas wisata satu ini sebenarnya tidak berbeda jauh dengan rafting. Hanya saja, tubing menggunakan ban sebagai penopang tubuh di atas arus sungai. Jangan terlalu khawatir, karena selama kegiatan wisata ini kamu akan dilengkapi dengan pelampung dan helm. Salah satu lokasi terbaik untuk melakukannya adalah di Desa Wringinanom, Poncokusumo. Menariknya, kamu akan melewati Sungai Amprong dan Coban Pelangi yang berasal dari Gunung Semeru. Untuk biayanya sendiri tergantung dari jumlah dan jarak yang akan ditempuh.

Coban Nirwana

Dikenal juga dengan nama lain Coban Mbok Karimah, air terjun satu ini berada di kawasan Gedangan. Kalau dibandingkan dengan wisata coban di Malang lainnya, air terjun satu ini memang belum dilengkapi fasilitas memadai. Hal tersebut dikarenakan tempat ini belum resmi dikelola oleh dinas setempat. Karena itulah, sebaiknya kamu membawa perlengkapan seperti baju ganti, tikar, atau bekal sendiri.

Walaupun begitu, tempat wisata alam di Malang satu ini cukup layak untuk didatangi saat liburan. Airnya yang bersih dan jernih serta bebatuan tebing yang mengelilinginya membuat suasana terasa eksotis. Tempatnya yang masih alami dan tidak banyak dikunjungi wisatawan, membuatnya cocok untuk dijadikan tujuan liburanmu di Malang.

Pemandian Kalireco

Sebenarnya, tempat ini belum diresmikan menjadi tempat wisata, karena sebutulnya Pemandian Kalireco adalah irigasi yang dimanfaatkan oleh warga sekitar. Karena suasananya yang sejuk dan airnya yang jernih, wisatawan pun mulai berdatangan ke tempat ini. Karena belum dikelola secara profesional, fasilitas yang tersedia pun belum memadai. Sehingga destinasi satu ini lebih cocok untuk kamu yang mau backpacker an di Malang. Wisatawan yang datang pun tidak dipungut biaya tiket masuk, hanya saja ada biaya retribusi seikhlasnya.

Pantai Tiga Warna

Pantai ini berada di Jalan Sendang Biru, Malang Selatan dan memang memiliki air laut dengan tiga gradasi warna. Hal tersebut tentu menciptakan pemandangan menarik sekaligus unik dan makin menggoda untuk dikunjungi. Kabarnya, tiga warna yang dihasilkan berasal dari cahaya matahari yang dibiaskan dan vegetasi plankton yang hidup di pantai ini. Bukan itu saja, Pantai Tiga Warna juga memiliki hutan bakau yang terletak di muara pertemuan antara air sungai dan air laut. Selain berfungsi untuk mencegah abrasi, hutan bakau ini juga bisa melindungimu dari sengatan matahari saat berteduh di bawahnya.

Pantai Goa Cina

Kalau kamu berkendara sekitar 90 menit dari pusat Kota Malang, ada deretan pantai eksotis yang akan kamu jumpai, salah satunya Pantai Goa Cina. Walaupun memiliki air laut sangat jernih, wisatawan yang datang tidak diperbolehkan untuk berenang karena ombaknya yang besar. Walaupun tidak bisa berenang di pantai, tenang saja karena keindahan laut di Pantai Goa Cina bisa dinikmati pinggir pantainya. Kalau tertarik berkunjung, siapkan uang 10.000 rupiah untuk tiket masuknya.

Jadi, kamu sudah menentukan wisata alam di Malang mana saja yang akan dikunjungi? Sebelum datang, ada baiknya kalau kamu menyiapkan waktu sekaligus bujet terlebih dahulu agar bisa berkunjung ke banyak destinasi. Liburan di tempat yang sejuk seperti ini, tentu membuatmu makin rileks. Punya daftar destinasi di Malang lainnya? Share di kolom komentar yuk!

7 Spot Matahari Terbit Tercantik Di Malang

7 Spot Matahari Terbit Tercantik Di Malang

Malang yang berada di Jawa Timur ini memang dikenal sebagai kota wisata. Letaknya yang berdekatan dengan Kota Batu menjadikannya sebuah kota yang saling mendukung dalam keragaman destinasi wisatanya. Di kota ini banyak sekali objek wisata yang menarik untuk dikunjungi. Bukan hanya taman rekreasi dengan aneka wahana permainan atau aneka permainan outbound Malangnya saja, Malang dan Batu juga dikenal memiliki alam yang cantik. Kalau kamu ingin menjelajahi Malang pada pagi hari, berikut ini ada beberapa tempat terbaik untuk menyaksikan matahari terbit.

Gunung Bromo

Gunung berapi aktif ini bisa diakses melalui Kota Malang maupun Probolinggo, dan memang diperuntukkan sebagai destinasi wisata sejak awal. Tidak heran jika nama Gunung Bromo sangat dikenal. Salah satu tujuan utama para wisatawan datang ke Gunung Bromo adalah untuk menyaksikan kecantikan alamnya. Dan kebanyakan dari mereka pasti berburu matahari terbitnya.

Kamu bisa datang ke Bromo sunrise view point atau ke Penanjakan yang menjadi titik terbaik untuk mendapatkan sunrise di Gunung Bromo. Setelah puas menikmati matahari terbitnya, pada siang hari kamu bisa menjelajahi kawasan Bromo lainnya. Sebelum berkunjung lebih baik kalau kamu mempersiapkan perlengkapan maupun kondisi fisikmu agar kegiatan wisata ini bisa berjalan nyaman.

Ranu Kumbolo

Lokasinya masih berada di dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dan merupakan sebuah danau yang terletak di kaki Gunung Semeru. Untuk bisa sampai di Ranu Kumbolo, kamu harus melakukan pendakian terlebih dahulu karena memang letaknya yang berada di jalur perndakian Gunung Semeru.

Kebanyakan pendaki akan beristirahat atau menghabiskan satu malam di sini untuk menikmati sunrise pada pagi harinya sebelum atau setelah melakukan perjalanan mendaki dari Kalimati. Matahari terbit di tempat ini memang terlihat mengagumkan dengan panorama dua bukit yang saling terhubung. Kalau kamu datang di waktu yang tepat, matahari terbit di tengah-tengah kedua bukit bisa kamu saksikan. Hal ini pasti mengingatkanmu dengan gambar-gambar anak Tk atau anak SD.

Masih berada di kawasan Bromo Tengger Semeru, di sana ada lagi satu objek wisata gunung yang menarik untuk dikunjungi saat berburu sunrise. Sebenarnya Bukit B29 ini masuk ke dalam kawasan Kabupaten Lumajang. Namun banyak wisatawan yang mencapainya dari kota Malang.

Puncak B29

Layaknya pegununangan pada umumnya, pada pagi hari kamu akan menyaksikan kabut tebal yang nampak menarik. Dari sini kamu juga bisa melihat pemandangan Gunung Bromo dan Semeru. Saat matahari akan terbit, mungkin kamu akan merasa sangat dingin. Namun saat matahari mulai terlihat, perlahan kehangatan akan terasa. Suasana sunrise dari tempat ini banyak diburu para wisatawan, selain karena indah tempat ini tidaklah seramai Gunung Bromo.

Gunung Panderman

Merupakan sebuah gunung kecil di Kota Batu, gunung ini terkenal sebagai salah satu lokasi untuk berkemah maupun melatih fisik untuk pendakian. Walaupun terbilang tidak terlalu tinggi, namun energimu akan cukup terkuras untuk mendaki hingga puncaknya. Fenomena matahari terbit di sini juga cukup memukau. Dimana kamu bisa menikmati udara hangat di pagi harinya setelah berjuang dengan hawa dingin pada malam sebelumnya. Di sekitar Gunung Panderman juga terdapat beberapa objek wisata yang bisa kamu kunjungi, bahkan terdapat pula area pacuan kuda.

Wisata Paralayang Gunung Banyak

Di Kota Batu selain ada Panderman, ada juga kawasan Wisata Paralayang Gunung Banyak yang dapat dijadikan lokasi berburu matahari terbit. Objek wisata yang terkenal sebagai landasan terbang olahraga paralayang ini cocok untuk kamu yang ingin menikmati suasana pagi. Bukan hanya aktifitas olahraga paralayangnya saja yang menarik, tapi juga alamnya. Dari sini kamu bisa menyaksikan lembah hijau dan pemandangan kota dari ketinggian. Karena landasan terbang paralayang ini menghadap ke arah timur, menjadikannya sangat cocok untuk kamu yang ingin menanti matahari terbit. Bahkan ketika cuaca sedang cerah, kamu bisa melihat siluet Gunung Semeru di sebelah timur.

Pantai Goa Cina

Pantai Goa Cina menjadi salah satu pantai palingĀ  populer di Malang, selain alamnya yang menawan, pantai ini juga memiliki pasir putih dan ombak yang besar. Hal menarik lainnya adalah adanya pulau karang yang tidak jauh dari bibir pantai, sehingga menambah keesotisannya. Lokasinya yang berada di Malang Selatan juga cukup mudah untuk dijangkau. Selain daya tarik alamnya, pantai ini juga bisa dijadikan lokasi berkemah. Dimana keesokan harinya kamu bisa menyaksikan sunrise di Goa Cina.

Pantai Bolu-Bolu

Malang Selatan memang dikenal memiliki beragam pantai yang letaknya berada di selatan Pulau Jawa. Dan tidak semua pantai di sini bisa dijadikan lokasi untuk menanti fenomena sunrise. Salah satu pantai yang bisa dipilih untuk menyaksikan pemandangan matahari terbit adalah Pantai Bolu-Bolu. Pantai yang juga cocok untuk snorkeling ini berada tidak jauh dari Pantai Lenggoksono. Lokasi snorkelingnya terkenal memiliki keragaman bawah laut dan terumbu karangnya yang indah. Selain snorkeling, kamu bisa berkemah dan menanti terbitnya matahari pada pagi harinya. Yang menarik, kamu juga bisa trekking di sekitar Pantai Bolu-Bolu.

Itulah tujuh lokasi untuk menyaksikan matahari terbit paling direkomendasikan di Malang Raya. Selain menarik, tempat-tempat tersebut juga menawan untuk segera dikunjungi. Sebelum memutuskan untuk berangkat ke salah sau destinasinya, ada baiknya kalau kamu membuat persiapan terlebih dahulu. Karena ada beberapa tempat yang menuntut kondisi fisik yang prima. Tunggu apalagi? Liburan sekarang juga yuk!

Sebelum Berangkat, Simak Dulu Fakta Unik Coban Tundo Ini

Wisata air terjun di Malang memang sulit ditandingi, pemandangan air terjunnya selalu saja bisa memukau wisatawan. Perjalanan menuju kawasan air terjunnya sendiri selalu penuh creita, belum lagi aneka macam kegiatan seru yang bisa dilakukan di sekitar air terjun. Begitu pula dengan Coban Tundo, banyak hal menarik yang bisa kamu alami ketika berwisata ke air terjun satu ini. Nah, apa saja hal menarik yang akan kamu rasakan tersebut? Simak dulu di sini.

Trekking Di Antara Perbukitan

Coban Tundo yang merupakan salah satu destinasi wisata alam yang lagi hits ini berada di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Kamu bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat, namun pada akhirnya harus berhenti di wilayah pemukiman yang paling dekat dengan kawasan air terjun. Untuk melanjutkan perjalanan menuju Coban Tundo kamu bisa menggunakan jasa ojek. Atau kalau merasa mahir mengendalikan motor di medan yang sulit dan belum familiar, bisa kok kamu lanjutkan sendiri. Treknya berupa perbukitan yang naik turun, jadi cukup melelahkan kalau kamu ingin jalan kaki dan belum terbiasa dengan kegiatan lintas alam.

Tiga Air Terjun Dalam Satu Lokasi

Salah satu yang membuat tempat ini sangat populer adalah jumlah air terjunnya. Bukan hanya satu, jadi penduduk sekitar menamainya Coban Tundo Siji, Coban Tundo Loro, dan Coban Tundo Telu yang dalam Bahasa Indonesia berarti satu, dua, tiga, yang namanya sesuai dengan urutan ketinggian air terjun.

Pada urutan teratas terdapat Coban Tundo Siji, dan disusul aliran air terjun kedua dan ketiga. Sebenarnya di bawah aliran air terjun Coban Tundo 3 in masih ada satu aliran air terjun lagi. Hanya saja belum terbuka sebagai destinasi wisata karena aksesnya yang sulit terjangkau.

Coban Tundo 1

Begitu sampai di kawasan air terjun, kamu akan melihat Coban Tundo Siji. Air terjun ini memiliki ketinggian air terpendek dibanding yang lainnya, yaitu sekitar 5 meter saja. Kedalaman kolamnya pun juga paling ramah untuk wisatawan, yaitu 2 meter. Jadi kalau kamu masih baru belajar berenang, Coban Tundo Siji ini adalah pilihan yang pas. Apalagi, kamu juga bisa menyewa pelampung yang ditawarkan oleh warga sekitar. Airnya yang jernih terasa begitu sejuk, sayang kalau kamu tidak ikutan main air di sini.

Coban Tundo 2

Air terjun dengan ketinggian 10 meter ini memiliki kolam sedalam 7 meter, sehingga cukup berbahaya kalau kamu belum cukup bisa berenang. Sebenarnya, Coban Tundo 2 ini menjadi favorit wisatawan. Di samping air terjun terdapat sebuah batu besar yang biasanya digunakan untuk start lompat menuju ke kolam air terjun. Walaupun banyak yang melompat ke air terjun, kalau belum punya keahlian berenang yang oke, jangan coba-coba dulu ya.

Coban Tundo 3

Air terjun setinggi 15 meter ini menjadi yang paling ekositis di antara ketiga air terjun lainnya. Namun, hal tersebut juga membuatnya memiliki kolam air paling dalam. Karena itulah, sebaiknya jangan berenang di sini. Selain itu, kolam di Air Terjun Coban Tundo 3 ini dikenal memiliki pusaran air yang juga telah menelan beberapa korban. Suasana yang sepi di sekitar Coban Tundo 3 membuat pertolongan yang dibutuhkan selalu datang terlambat. Kalau di Coban Tundo 2 kamu masih bisa bertemu dengan warga sekitar yang menawarkan pelampung atau makanan, tidak di Coban Tundo 3. Suasana di sini sangat sepi, dan sesekali saja kamu akan bertemu dengan wisatawan lainnya.

Jangan Berkunjung Sendirian

Sebaiknya kamu tidak datang ke Coban Tundo sendirian, apalagi kalau mau ke Coban Tundo 3. Minimal kamu berdua atau lebih baik lagi kalau beramai-ramai ke destinasi wisata alam ini. Lokasi air terjunnya yang cukup jauh dari perkampungan, membuat evakuasi tidak bisa dilakukan dengan segera. Bukan berpikiran buruk, tapi kondisi alam memang sulit untuk diprediksi. Jadi tetaplah berhati-hati, atau sebaiknya jangan lanjutkan ke Coban Tundo 3.

Jangan Memaksakan Diri Berenang

Sulitnya memprediksi kondisi alami di kolam air terjun menjadi salah satu alasan penting kenapa kamu yang tidak terlalu mahir sebaiknya menahan diri untuk tidak berenang. Atau, kalau memang ingin sekali berenang di bawah air terjun, coba saja di Coban Tundo 1, tapi tetap pastikan ada orang yang mengawasi. Walaupun gak bisa berenang, kamu tetap bisa menikmati suasana Coban Tundo yang alami dan asri. Atau, kamu bisa ngemil dan makan bekalmu.

Suasana Yang Sunyi

Duh, berenang di bawah air terjun kok rasanya berbahaya ya, sebenarnya tidak juga sih. Yang penting, kamu sadar dengan kapasitas diri, apa yang sanggup kamu lakukan dan tidak. Kemudian, kamu juga harus berhati-hati ketika berada di sebuah destinasi wisata, yang sebernya sama saja dimanapun lokasinya. Minimal kamu bisa bersantai sambil menikmati suara gemericik air, dan menyegarkan pikiran. Coban Tundo dengan suasananya yang sunyi dan masih belum tersentuh pembangunan bisa membuatmu merasa tenang.

Nah, itulah beberapa hal menarik tentang Coban Tundo yang haru kamu tahu. Sekarang kamu mau segera datang dan menyaksikan sendiri cantiknya air terjun di Kabupaten Malang ini? Yuk berangkat sekarang!

Destinasi Wisata Baru Di Malang

Destinasi Wisata Baru Di Malang

Kota Malang memang terkenal sebagai kota wisata yang didalamnya banyak menyajikan aneka destinasi hingga atraksi wisata yang menarik. Selain kulinernya, Malang juga memiliki banyak tempat wisata yang layak untuk dijelajahi. Nah, baru-baru ini terdapat tempat wisata baru di Malang yang pasti tak kalah menariknya untuk dikunjungi. Penasaran? Langsung simak artikelnya di sini yuk.

Bumi Kitiran Batu

Ada kabar gembira nih, terutama untuk kamu yang punya hobi foto-foto cantik. Di kawasan Bumiaji, Kota Batu terdapat sebuah destinasi wisata baru bernama Bumi Kitiran. Tempat ini baru dibuka pada bulan Agustus tahun lalu dan bisa dijangkau hanya dengan menempuh perjalanan 10 sampai 15 menit saja dari pusat Kota Bat.

Sesuai dengan namanya, tempat ini memang menawarkan pemandangan cantik berupa hamparan kincir angin aneka warna yang nampak mempesona. Berada di sini tentu membuatmu merasa seperti berada di tengah negeri dongeng.

Penasaran dengan lokasinya? Kamu bisa langsung mengarahkan kendaraanmu menuju jalur Karanglo lalu menuju ke kawasan Desa Bumiaju. Selanjutnya ikuti saja jalan tersebut hingga menemukan Balai Pertemuan yang memiliki taman di dekatnya. Setelah balai tersebut, ada jalan berbatu alias makadam. Kamu harus mengikuti jalur tersebut dan langsung sampai di Bumi Kitiran.

Tempat ini dulunya dalah ladang sayur yang kemudian dijadikan sebuah tempat wisata. Deretan kincir angin yang ditata rapi akan nampak makin indah saat angin sedang kencang. Karena pada momen tersebut semua kincir akan berputar kompak dan menghasilkan suara khas.

Jatim Park 3

Mungkin tempat ini terinspirasi dari film Jurassic Park, tempat ini mengusung tema kehidupan dinosaurus. Tempat yang dibangun dengan teknologi tinggi ini memiliki 3 zona utama, yaitu Museum Patung Lilin, Museum Musik, dan tentu saja Taman Dinosaurus. Temat wisata di Malang ini berada di Jl Raya Insinyur Soekarno no 144, Beji, Kota Batu. Karena berada di pinggir jalan utama, tentu sangat mudah kalau kamu ingin menuju ke tempat ini.

Fasilitas di taman rekreasi ini pun cukup lengkap. Kamu bisa menemukan Pusat Informasi yang menjadi fasilitas pendukung kalau kamu ingin bertanya tentang kegiatan di sini. Karena kawasannya yang luas, kamu bisa menyewa E-Bike Station yang bisa merupakan kendaraan elektrik beroda tiga yang mampu mengangkutmu dan barang bawaan. Toilet di JTP 3 pun lengkap dan bersih, bahkan tersedia juga toilet untuk difabel. Kalau merasa lapar, di sini juga ada food court dan cafe. Selain itu tersedia juga mushola

Milenial Glow Garden

Milenial Glow Garden masih berada dalam satu komplek bersama Jatim Park 3. Di sini kamu akan dimanjakan dengan aneka permainan cahaya yang dipancarkan oleh proyektor khusus. Karena menggunakan teknologi hi-tech projector, tampilan gambarnya pun terlihat sangat nyata dan menarik.

Bukan hanya permainan cahayanya saja yang spektakuler, kabarnya taman sejuta lampu ini menjadi yang paling besar di Asia. Berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 2 hektar, kawasannya pun terbagi menjadi indoor dan outdoor.

Dengan aneka pertunjukkan cahaya dan sensornya, tempat ini menjadi lokasi yang pas untuk berburu foto instagramable. Kalau di area indoornya kamu disuguhi permainan cahaya yang berasal dari projector canggih. Di area luarnya kamu akan disajikan atraksi permainan lampu yang tak kalah memikat. Selain permainan lampu, kamu juga bisa mencoba beberapa permainan anak maupun dewasa.

Di area outdoor ini kamu bisa menemukan mini train yang siap mengajak untuk berkeliling taman lampu dengan cahayanya yang kerlap-kerlip. Baik orang dewasa maupun anak-anak boleh kok menariki wahana yang satu ini.

Karena berada di luar ruangan, tentu caha lampu di area ini akan terlihat sangat cantik ketika malam hari. Jadi kamu bisa datang pada jam-jam sore dan menikmati atraksi lampu di Milenial Glow Garden dengan lebih puas.

Sudah tahu kan kalau di Malang ada beberapa destinasi wisata baru yang menarik dan wajib banget untuk dikunjungi. Sekarang apa lagi yang kamu tunggu? Yuk segera rencakan keberangkatanmu menuju kota dingin yang juga terkenal dengan buah apelnya ini.

9 Tempat Wisata Di Malang Untuk Bulan Madu

9 Tempat Wisata Di Malang Untuk Bulan Madu

Ingin cari destinasi wisata untuk menghabiskan waktu berdua bersama pasangan? Atau sedang merencanakan bulan madu? Malang bisa menjadi tujuan yang pas untuk kamu. Sebagai salah satu kota terbesar kedua di Jawa Timur, Malang memiliki banyak tempat wisata alam, wisata keluarga, maupun wisata romantis yang cocok untuk menyempurnakan perjalanan bulan madumu. Mau tahu tempat wisata di Malang mana saja yang romantis? Nah, di bawah ini ada rekomendasi tempat wisata untuk honeymoonmu di Malang. Simak yuk!

Malang Night Paradise

Tempat wisata di Malang pertama yang romantis ini adalah Malang Night Paradise yang tergolong destinasi wisata terbaru. Meskipun masih baru, namun jangan remehkan popularitasnya, karena tempat ini menjadi salah satu yang paling diburu wisatawan.

Sesuai namanya, objek wisata ini hanya bisa kamu kunjungi saat malam hari. Hal tersebut dikarenakan daya tarik utamanya adalah cahaya lampion-lampion dan dekorasi lampu yang terlihat makin romantis saat malam. Selain lampion cantik dengan aneka bentuk dan warna, tempat ini juga punya daya tarik lain berupa Museum Ganesya dan Taman Dinosaurus yang cocok untuk liburan bersama keluarga.

Omah Kayu

Kalau kamu ingin liburan romantis bersama pasangan sekaligus hunting foto di tempat instagenic di Malang, kamu bisa datang ke Omah Kayu. Di Omah Kayu kalian bisa melihat dan menikmati pemandangan cantik berupa persawahan dan perumahan yang nampak kecil dari ketinggian. Tempat ini juga menawarkan udara sejuk yang membantumu menyingkirkan stres. Selain bersantai sambil menikmati cantiknya pemandangan di depan mata. Kamu juga bisa mencoba menguji adrenalin dengan mengikuti olahraga ekstrem paralayang. Liburan di tempat ini tentu memberikanmu kesan dan kenangan liburan yang berbeda bersama pasangan.

Gunung Bromo

Gunung Bromo adalah salah satu tempat wisata di Malang paling populer yang sebenarnya termasuk ke dalam beberapa wilayah. Tempat ini terkenal sebagai salah satu lokasi sunrise terindah di dunia. Berada di ketinggian 2.329 meter di atas laut, dan matahari terbit sebagai suguhan utamanya membuat tempat ini tidak boleh kamu lewatkan. Ada dua titik bukit yang menjadi lokasi terbaik bagi para wisatawan untuk menikmati panorama Gunung Bromo, yaitu Bukit Pananjakan 1 dan Bukit Pananjakan 2.

Saat akhir pekan atau musim liburan, kedua titik ini selalu saja dipenuhi oleh wisatawan. Karena itulah penting untuk kamu datang lebih awal agar mendapat spot terbaik untuk berfoto. Bayangkan gimana romantisnya pemandangan pagi hari di Gunung Bromo, saat langit memiliki gradasi warna cantik dan beberapa bintang yang masih terlihat sebelum akhirnya matahari terbit di balik gunung.

Sumber Sirah

Tempat ini menawarkan wisata air tawar yang selain jernih juga sangat menyegarkan. Datang ke tempat ini kamu akan langsung disuguhi suasana alam yang alami serta menawarkan pengalaman snorkeling yang berkesan. Karena kolam air di sini memiliki tumbuhan ganggang hijau yang menghiasi dasar kolamnya. Karena itu jugalah tempat ini sering dijadikan lokasi hunting foto underwater.

Dengan airnya yang sangat jernih serta lingkungannya yang masih alami, tentu berenang di sini akan memberikan pengalaman berbeda dibanding dengan berenang di kolam-kolam yang berada di tengah perkotaan.

Ranu Kumbolo

Destinasi wisata di Malang yang romantis selanjutnya adalah danau Ranu Kumbolo. Lokasi ini menjadi salah satu basecamp favorit bagi para pendaki untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan mendakinya menuju ke puncak Gunung Semeru. Bahkan, tidak jarang tempat ini dipenuhi oleh wisatawan yang sengaja datang hanya untuk bermalam di tepi danau yang romantis dan indah ini. Nah, kalau kamu ingin mendapat mengalaman bulan madu yang menyatu dengan alam, destinasi satu ini bisa menjadi pilihan paling tepat.

Batu Night Spectacular (BNS)

Walaupun lokasinya berada di Kota Batu, namun destinasi satu ini juga bisa kamu kunjungi saat berbulan madu di Malang. BNS sendiri merupakan tempat wisata yang berkonsep pasar malam yang di dalamnya terdapat sekitar 28 wahana permainan. Tempat wisata romantis ini buka mulai sore hari hingga tengah malam. Di dalamnya selain bisa mencoba wahana permainan, terdapat juga hiasan lampion-lampion aneka warna dan bentuk yang menambah kesan romantis.

Taman Bunga Selecta

Tempat ini merupakan kawasan objek wisata di Malang yang memiliki luas sekitar 18 hektar yang juga cocok untuk dikunjungi bersama keluarga. Tempat wist romantis di Malang ini menyuguhkan aneka wahana yang bisa kamu kunjungi bersama pasangan. Seperti taman bunga, playground, waterboom, atau kolam renang.

Di sini kamu bisa menyaksikan hamparan bunga dengan aneka warna dan jenis yang tertata cantik. Di taman bunga ini pula kamu bisa bersantai sambil menikmati pemandangan taman bunga sekaligus perbukitan hijau yang mengelilinginya.

Goa Pinus

Goa Pinus adalah objek wisata yang menggabungkan sebuah goa dan hutan pinus yang masih alami. Jadi kamu bisa bayangkan kan gimana indahnya suasana di tempat ini. Hutan pinus di sini tumbuh mengelilingi lahan bekas galian pasir yang berukuran cukup luas.

Di sini kamu bisa berburu tempat-tempat untuk mengambil doto romantis bersama pasangan di antara pepohonan pinus yang menjulang di tengah hutan. Tidak jarang kamu akan melihat pasangan yang akan menikah mengambil foto bersama di tempat ini.

Taman Langit

Salah satu tempat wisata di Malang terkenal dengan spotnya yang terlihat seperti di negeri dongeng. Yaitu sebuah patung sayap yang terbuat dari ranting kayu yang dirangkai sedemikian rupa, selain itu gerbangnya pun terbuat dari akar-akar kayu. Kamu juga bisa berfoto di spot yang berupa seekor angsa besar berwarna putih dengan awan-awan putih yang mengelilinginya.

Itulah 9 tempat wisata di Malang yang romantis yang bisa kamu kunjungi bersama pasangan. Ingin tahu lebih banyak tentang informasi destinasi wisata di Malang lainnya? Ikuti terus website kami ya!

 

Pengertian outbound

Pengertian outbound

Apa sih outbound itu? Outbound adalah kegiatan belajar yang dilakukan di luar ruangan sebagai sarana penambah wawasan yang di dapat dari serangkaian berbagai pengalaman sehingga dapat menambah pengetahuan, membangun karakter positif, semangat belajar, mengasah kreativitas, menambah motivasi, kinerja, dan tanggung jawab para peserta didik. Outbound di Malang merupakan salah satu metode pembelajaran yang sangat efektif karena tidak membosankan. Outbound Malang juga dapat meningkatkan antusiasisme siswa dalam melakukan pembelajaran.

Kegiatan outbound adalah sebuah proses pembelajaran yang membuat para peserta didik belajar dengan alami. Proses alami bermain yang dilakukan oleh peserta didik dalam melakukan outbound adalah dalam rangka menambah dan mengembangkan pengetahuan yang belum dimiliki oleh para peserta didik agar memiliki pengalaman yang menarik dan dapat diambil pelajarannya. Pengalaman yang dapat diambil dari kegiatan outbound tersebut dapat mengembangkan berbagai hal positif dalam perkembangan kedewasaan pada seorang individu. Outbound juga dapat dirancang dengan berbagai variasi sesuai dengan tujuan yang dingin dituju atau dicapai.

Tujuan Permainan Outbound

Kegiatan permainan dalam outbound banyak memiliki tujuan jika diterapkan dalam proses pembelajaran. Adapun beberapa tujuan dari Permainan Outbound adalah:

  • Dapat melatih anak untuk berkomunikasi dengan baik
  • Melatih anak untuk lebih mandiri dn bertindak sesuai dengan keinginannya
  • Dapat membuat peserta didik lebih semangat dan memotivasi untuk terus ikut terlibat dalam sebuah kegiatan
  • Melatih agar peserta didik lebih memahami perasaan orang lain , pendapat orang lain, dan dapat menghargai perbedaan yang ada
  • Dapat melatih anak untuk terus berekspresi sesuai dengan caranya sendiri yang masih bisa diterima oleh lingkungan sosial
  • Mengenalkan kepada anak bagaimana cara belajar yang efektif dan kreatif
  • Outbound dapat menjadi sarana yang sangat tepat untuk memberikan pemahaman kepada anak akab pentingnya karakter positif
  • Wadah mengembangkan nilai positif sehingga dapat membentuk karakter melalui berbagaicontoh yang nyata dalam pengalaman hidup
  • Dapat mengembangkan kualitas hidup peserta didik melalui kegiatan yang dilakukan agar memiliki karakter yang positif
  • Sarana untuk memberikan keteladanan berkarakter yang baik kepada lingkungan.

Macam-Macam Permainan Outbound Berdasarkan Peserta Didik

Outbound Untuk Anak / Kids

Outbound kids merupakan kegiatan yang diperuntukan hanya untuk anak yang berusia 5-15 tahun yang di lakukan di alam terbuka.Outbound untuk anak ini biasanya lebih mengutamakan beberapa tujuan yang sekaligus menjadi landasan utamanya adalah memiliki rasa keberanian, memiliki kreativitas yang tinggi dan juga dapat membentuk kepercayaan diri di antara anak-anak dimana satu sama lain mereka akan ikut serta dalam menjalankan dan dapat mengikuti program outbound ini.

Outbound Untuk Dewasa / Adult

Outbound ini diperuntukan memang untuk orang yang berusia >17 tahun. Sifat dari kegiatan outbound dewasa ini tidak bisa dianggap main-main karena kegiatan ini sudah terbukti dapat memacu adrenalindan sekaligus dapat membuat jantung anda berdetak lebih cepat dari biasanya dengan berbagai macam sistem permainan yang berlaku didalamnya seperti art rope, arum jeram, dan sebagainya.

Berbagai Macam Permainan Outbound Berdasarkan Skill

Outbound Soft Skill

Outbound soft skill biasanya di kenal sebagai salah satu kegiatan yang memiliki tujuan yang dapat meningkatkan sekaligus dapat mengembangkan sistem personal dan juga interpersonal antara satu orang dengan orang yang lainnya. Outbound ini juga didasari dengan suatu kemampuan ataupun kreativitas yang ada pada diri seseorang. Kegiatan outbound ini tidak menuntut siapapun untuk melakukan beberapa kegiatan fisik yang dilakukan secara berlebihan karena sifatnya yang tergolong santai.

Outbound hard skill

Kegiatan Outbound hard skill adalah salah satu jenis dalam sistem permainan yang berlaku dalam pelaksanaan metode ini yang dikenal sebagai outbound untuk menjalnkan suatu sistem keterampilan dari segi teknis untuk memudahkan seseorang dalam menguasai suatu bidang yang diinginkan oleh orang tersebut. Untuk Outbound satu ini jelas menekankan untuk siapa saja yang mengikuti kegiatan ini agar selalu fokus dan termasuk mengutamakan kecepatan dan ketepatan dalam manganalisa berbagai aspek yang ada.

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa, Outbound adalah suatu kegiatan yang dimana orang berinteraksi secara langsung dengan alamĀ  terbuka dan keberadaannya memiliki berbagai macam tujuan untuk individu tersebut atau dalam bentuk kelompok yang dalam beberapa periode selalu dijalankannya secara bersama-sama, antara lain adalah:

  • Kerjasama dalam tim
  • Komunikasi
  • Kepemimpinan
  • Konsentrasi
  • Kreativitas
  • Kejujuran
  • Analilis
  • Semangat
  • Kekompakan

Selain dengan memperhatikan tujuan yang yang berlakun dalam peaksanaan kegiatan outbound banyak sekali manfaat yang akan di dapat oleh siapa saja apabila dilakukannya dengan konsisten bersama individu lain ataupun bersama dengan kelompok dalam lingkup yang sama, diantaranya:

  • Dapat meningkatkan persahabatan
  • Melepas penat dari rutinitas yang padat
  • membangun rasa kepercayaan diri
  • Dapat mengenal lebih luas dari lingkungan bebas